21.2 C
Indonesia
Selasa, 5 Mei 2026

PGRI Tulungagung Cetak Guru Berkarakter Kebangsaan di Era Globalisasi

Berita Terbaru

AKTUALIONLINE.co.id.TULUNGAGUNG |||
Ketika dunia terus berubah dengan cepat, pendidikan menjadi benteng utama dalam menjaga identitas bangsa. Menyadari hal ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tulungagung menggelar Diklat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Senin (16/06/2025), sebagai langkah konkret menanamkan nilai kebangsaan bagi para pendidik.

Dalam acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, S.M., para peserta diajak memahami bahwa peran guru tidak sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter siswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai nasionalisme.

“Globalisasi membawa berbagai tantangan, dari ideologi transnasional hingga derasnya hoaks di media sosial. Guru adalah benteng pertama dalam menjaga keberlanjutan nilai kebangsaan,” ujar Ahmad Baharudin dalam sambutannya.

Lebih dari sekadar teori, diklat ini menegaskan bahwa bela negara dalam dunia pendidikan adalah perjuangan non-fisik mendidik siswa agar memiliki kecerdasan, etika, serta kecintaan terhadap tanah air.

Ketua PGRI Tulungagung, Muhadi, menegaskan perlunya pendekatan ini diterapkan di semua mata pelajaran agar semangat kebangsaan meresap di seluruh aspek pendidikan.

“Kami ingin seluruh guru, dari berbagai bidang studi, mampu menjadi agen penyebar semangat nasionalisme dan kebangsaan di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Mengawali diklat dengan momentum kebersamaan, para peserta mengenakan topi secara serentak dan meneriakkan yel-yel PGRI, mencerminkan semangat kolektif dalam menjaga keutuhan nilai kebangsaan.

Melalui diklat ini, PGRI dan Kodim Tulungagung berharap guru semakin siap mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam mempertahankan karakter dan nasionalisme.||| Dodik S

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya