AKTUALONLINE.co.id – Medan II Pernyataan Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah menua kontroversi. Pasalnya, ia mengaku bahwa selama ini seluruh anggota DPRD Medan saling bekerjasama untuk menutupi data kebobrokan mereka sebagai anggota dewan.
Strategi tutup data kebobrokan itu pula yang politikus partai Nasdem tersebut instruksikan kepada PUD Pasar Kota Medan untuk dilakukan, ditambah dengan pemberian hukuman terhadap pihak-pihak yang dianggap membeberkan kebenaran sebenarnya.
Hal itu disampaikan anak mantan Wali Kota Medan Abdillah tersebut secara terang-terangan kepada publik dan kutip media massa saat memimpin rapat dengar pendapat dengan PUD Pasar Kota Medan, Selasa 30 April 2024 membahas laporan triwulan soal kebocoran data di lingkungan perusahaan tersebut.
Menurut Afif Abdillah, kebocoran data kebobrokan PUD Pasar Kota Medan yang menghancurkan nama PUD Pasar dapat diselesaikan dengan saling koordinasi dan solid.
Sementara itu, Afif Abdillah yang dihubungi melalui nomor 0812*****700 dari 1 Mei 2024 hingga berita ini diterbitkan, belum juga berkenan memberikan pernyataan apapun soal ucapannya yang kontroversial tersebut.
Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (Marak) Arief Tampubolon menilai pernyataan Afif Abdillah sangat memalukan bagi diri, masyarakat dan lembaganya, mengingat statusnya sebagai seorang anggota legislatif.
Berkaca dari banyak kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, pasang badannya Afif Abdillah terhadap kebocoran data soal bobroknya PUD Pasar Kota Medan menunjukkan dugaan bahwa ia mendapat dana suap, upeti, atau ikut menikmati aliran hasil penggelapan PAD yang dilakukan di perusahaan plat merah tersebut.
“Sangat memalukan ada seorang dewan mengeluarkan pernyataan itu. Kejari Medan sudah bisa masukkan Afif dalam daftar pemeriksaan selain 12 pejabat PUD Pasar Kota Medan kemarin,” tegas Arief Tampubolon, Kamis (2/5/2024) siang.
Menurut Arief Tampubolon, harusnya Afif Abdillah menekan Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno mengklarifikasi soal semua masalah yang telah dibongkar Aktual Online dengan memakai bukti, bukan sekadar cakap-cakap, apalagi memberi saran agar menutupi semua permainan busuk perusahaan dari publik dengan dalih menjaga nama baik.
Terpisah, Aktivis ’98 Acil Lubis kepada Aktual Online menyampaikan bahwa Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution harus cepat mencopot Dirut PUD Pasar Medan Suwarno sebagai solusi menjaga nama baik perusahaan dan memberikan ruang kepada sang Dirut menjalani prose hukum yang saat ini masih berlangsung di Kejari Medan.
“Saya tetap menyatakan, copot Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno. Itu solusi terbaik agar perusahaan kembali pulih,” pesan keras Acil Lubis.
Aktual Media Grup sendiri hingga saat ini terus menyoroti berbagai perkara yang salah satu kasus tersebut menyeret 12 pejabat PUD Pasar Medan diperiksa Kejari Medan dan sekarang dalam tahap lid di seksi Pidsus.
Selain itu, dalam penelusuran Aktual terungkap pula uang Rp470 juta tunggakan parkir pasar Marelan tidak bisa ditagih dari BS hingga saat ini, lalu terbongkar masalah pungli uang kamar mandi yang dikoordinir pegawai perusahaan, hingga pengkondisian honorer, dan tidak gajiannya 46 pejabat PUD Pasar Kota Medan. II Prasetiyo
