20.5 C
Indonesia
Jumat, 13 Maret 2026

Dinas Pendidikan Kota Medan Diduga Biarkan SDN 09 Belawan Gelembungkan Jumlah Siswa Demi Dana Bos

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan diduga melakukan pembiaran terhadap SDN 065009 yang telah menggelembungkan jumlah siswa di dalam data pokok pendidikan (dapodik), untuk mendapatkan dana BOS yang lebih besar. Bahkan, hingga kepala sekolah berganti namun markup tersebut tetap berlangsung.

“Di dapodik jumlahnya 549, dalam absen terdata 490. Terus sisanya kemana. Uang dana BOSnya untuk siapa,” beber seorang informan, Sabtu (13/5/2023) siang.

Informasi yang diperoleh www.aktualonline.co.id, manipulasi data siswa telah ada sejak kepala sekolah dijabat oleh Inisial R. Karena permainan tersebut terendus, kemudian iapun dipecat pada Juli 2022 silam.

Meski begitu, penipuan data siswa berlanjut. Anehnya, R justru diangkat kembali sebagai kepala sekolah di SD yang terletak di Pekan Labuhan pada bulan Maret tahun 2023.

“Sejak si R jadi Kepseklah bg. Memang dia sempat dipecat 2022 lalu, tapi diangkat lagi jadi kepsek Maret lalu jalU tidak salah,” bebernya.

Informan ini meyakini bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan mengetahui hal tersebut dan diduga tutup mata. Jika tidak, maka lembaga tersebut akan menyetop permainan kotor dana bos itu sejak dipecatnya R sebagai kepala sekolah.

Sementara itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar melalui Sekretarisnya, Kiki Zulfikar enggan menjawab tentang diangkatnya kembali R menjadi Kepala Sekolah, termasuk soal pembiaran penggelembungan jumlah siswa.

Namun, Kiki menantang ditunjukkannya bukti soal dinasnya menerima uang saat Media Aktual Grup mengaitkannya dengan pembiaran manipulasi data siswa SDN 065009.

“No 3 ada bukti ???,” balasnya menanggapi pertanyaan www aktualonline.co.id ||| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya