AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Saya sudah mendengar kabar mereka atau Umat Kristen dari Kecamatan Marelan ada yang kebaktian di sekitar Kantor Walikota Medan, setiap hari minggu ujar Gandi Parapat.
Kebetulan saya ada pertemuan di hotel samping Kantor Walikota Medan mau pulang ke rumah saya lihat ada Salib dan masyarakat berpakaian rapi dan ada Pendeta, saya langsung menghampiri. Rupanya mereka mau kebaktian, langsung saya memperkenalkan diri dan minta ijin ikut Kebaktian.
Mulai awal kebaktian yang dipimpin Pdt.Oktavianus kalau tidak salah suku Tamil dengan jemaatnya yang terdiri dari beberapa suku, merasa bahagia dan tidak merasa tertekan dengan urapan firman Tuhan.
Saya selaku orang kristen yang menyakini dimanapun saya memuji dan memuliakannya, serta memanggil dan memibta perlindungan Tuhan asal dengan tulus pasti Dia akan hadir.
Jadi saya berterima kasih kepada Walikota Medan dan jajarannya yang membiarkan kami beribadah dipinggir jalan, terlepas itu dianggap sebagai tontonan atau tidak mautau dengan umat kristen, bagi saya tidak begitu penting.
Saya selaku mantan DPD GAMKI SUMUT, tidak berdaya memberikan izin tempat ibadah atau Gereja. Tapi saya berterima kasih kepada Walikota Medan karena ibadah itu dijaga aparatnya. Saya merasakan ketenangan dan kesejukan hati atau jiwa.
Kalau saudara-saudara saya yang beragama kristen mau ikut bergabung atau kebaktian minggu depan terserah tapi saya tidak mengajak. Karena bagi kristen tidak melihat tempat, hanya dengan ketulusan dan keiklasan. Saya akan ikut lagi kebaktian minggu depan kalau pak Walikota dan jajarannya masih baik mau memperhatikan Umat kristen di kota Medan cetus Gandi.
Pak Ustad dan keluarganya (istri) yang hadir setelah kebaktian selesai, saya peluk dan photo bersama dengan pendeta . Saya merasa bermimpi bisa ketemu dengan Usthad ditempat ini yang membuktikan rasa persaudaraan antar umat beragama akur dan harmonis. ||| Red
