AKTUALONLINE.co.id SAMOSIR |||
Progres Finishing (penyelesaian) Pembangunan Patung Yesus setinggi 61 meter di Bukit Sibeabea, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, diharapkan selesai Desember 2022 mendatang karena Patung ini dibangun sejak tahun 2018.
Patung Yesus Sibea bea dengan ketinggian sekitar 58 meter, dibangun oleh sejumlah Donasi dan diperkirakan akan menjadi patung tertinggi di Dunia, setelah patung Yesus di brazil dengan tinggi 46 meter.
Sibea bea nantinya akan menjadi salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan Nasional dan Dunia.
Sebenarnya niat baik tokoh masyarakat dan para penggagas pembangunan patung Yesus di Sibeabea yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada hari Minggu (17/6/2018) era Bupati Samosir Rapidin Simbolon kala itu sungguh menakjubkan sebab acara peletakan batu pertama pembangunan itu dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Samosir Rismawati Simarmata, perwakilan kejaksaan, Camat Harian dan Ketua Pembina Yayasan ‘Jadilah Terang Danau Toba’ Sudung Situmorang, kala itu.

Hanya saja pembangunan Patung Yesus Kristus itu masih terseok-seok walau magnet dari kawasan obyek wisata terbarukan itu sungguh menjanjikan pendapatan asli daerah untuk wilayah tersebut.
Demikian disampaikan R.Sagala (50) kepada awak media ini di Simpang Tele Samosir, Senin (5/9/2022).
Sagala juga mencetuskan kekecewaannya kepada Bupati yang sekarang, karena belum menampakkan hasil karya yang menakjubkan, termasuk perhatian yang bisa membantu percepatan pembangunan patung dimaksud, Katanya.
Seperti diketahui, pembuatan Patung Tuhan Jesus di Bukit Sibea-bea diharapkan menjadi ikon Samosir, mendampingi obyek wisata lainnya dan jembatan Tano Ponggol yang kini juga menguras APBN pusat itu.
Rapidin yang dikonfirmasi terkait situasional Patung itu menyampaikan, “Apalah mau kusampaikan lagi saat ini, sebab kala itu kita juga sedang berusaha untuk mendukung pembangunan ini dengan mengajukan permohonan bantuan ke Kementerian PUPR di Jakarta dan atas dasar itulah pembangunan jalan dikawasan Sibeabea dibangun dengan kisaran Biaya Rp23,3 Miliar dimana PUPR bangun 2,5 KM Jalan menuju Patung Yesus Sibea-bea. Konstruksi Media – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu telah menyelesaikan pembangunan jalan akses wisata rohani menuju Patung Yesus yang terletak di Puncak Bukit Sibea-bea, jadi sebenarnya pembuatan Patung Yesus tersebut bersumber dari biaya masyarakat dan Donasi, pembangunan jalan oleh PUPR,” Ujar Rapidin.

“Pembangunan Jalan Akses Wisata Rohani sepanjang 2,5 km dimulai pada April 2020 dan rampung Januari 2021, karena patung itu di puncak bukit tentu pembuatan jalan akses kesanapun harus berkelok dan menjadi nuansa spesifik karena memiliki pemandangan yang cantik karena kelokan dibuat untuk memenuhi kriteria geometrik jalan agar tidak terjadi kecelakaan karena lokasi jalan yang ada di perbukitan.
* Lambatnya Pembangunan Patung Justru Mengganggu Proyek Susulan
Akibat lambatnya penyelesaian pembangunan Patung Yesus di Sibeabea itu berpengaruh juga kepada progres pembangunan susulan di areal patung, karena pemerintah pusat sudah menggelontorkan biaya pembuatan lokasi parkir, pembenahan taman, perbaikan jalan disekitar area parkir dan patung, termasuk pembangunan TOILET dengan standart Internasional, plus penataan gerbang masuk menuju obyek Patung Yesus tersebut.
Dan untuk itulah diharapkan supaya Bupati Samosir yang sekarang tak enggan membantu finishing (penyelesaian) Patung Yesus itu, sebab siapapun Bupatinya di Samosir tujuannya pasti demi menyejahterahkan masyarakat dan mengupayakan capaian pendapatan asli daerah, Ujar M Naibaho (58) menyikapi percepatan pembangunan Patung Yesus itu, supaya tetap terprogram dengan baik, dan harapan kami Desember 2022 ini sudah kembali menjadi salah satu obyek tujuan wisata Religi di Pulau Samosir ‘Negeri Kepingan Surga’ ini. Kata Naibaho. ||| JSS
Editor : Zul
