AKTUALONLINE.co.id – Medan II Penonaktifan Kadis Kesehatan Kota Medan dr. Taufik Ririansyah serta adanya instruksi dari Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution agar inspektorat melakukan pemeriksaan menjadi tanda tanya besar hingga saat ini. Apalagi, selama ini ia belum pernah diterpa isu miring selama menjabat di sana.
Justeru publik heran dengan Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution yang hingga saat ini belum melalukan pemecatan terhadap Dirut PUD Pasar Medan Suwarno. Meski Kejari Medan telah melakukan upaya pemanggilan dan proses hukum dan beberapa bukti dugaan korupsi dibeberkan di media massa, pengusaha kelapa itu masih anteng di kursi pimpinan perusahaan plat merah.
Bahkan dua pekan lalu, Dirut PUD Pasar Medan berusaha menjatuhkan Wali Kota Medan melalui investasi pembangunan Pasar Akik secara ilegal. Pasalnya, Pasar Akik tidak termasuk aset resmi pasar tradisional Pemko Medan dan lokasinya berada di kawasan berstatus jalan kota.
Lingkar Indonesia menilai Wali Kota Medan telah menunjukkan ketidakadilan nya serta dugaan pem backup an secara nyata kepada publik. Jika tidak, tentu saja Kadis Kesehatan dr. Taufik Ririansyah akan menjadi contoh kedua pejabat di lingkungan Pemko Medan yang dinonaktifkan setelah Dirut PUD Pasar Medan Suwarno.
“Harusnya Suwarno dulu yang dinonaktifkan, apalagi sudah ada proses hukum di Kejari kemarin. Kok dr. Taufik yang belum diungkap kasusnya ke publik tiba-tiba dinonaktifkan. Dirut PUD Pasar apa kabar. Kok dari kemarin tidak dinonaktifkan, ada apa ini. Apa masih dibackup. Pertanyaan ini membuat publik curiga,” cecar Arnold Marpaung selaku Sekretaris Lingkar Indonesia, Senin (22/7/2024) siang.
Diketahui, belasan pejabat di PUD Pasar Medan telah diperiksa oleh Kejari Medan atas dugaan penyalahgunaan wewenang. Beberapa kasus yang marak diberitakan diantaranya soal setoran kamar mandi Pusat Pasar yang dimainkan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI). Lalu, bocornya PAD Parkir maupun raibnya retribusi di Pasar Marelan hingga menyebabkan pasar itu menjadi sarang burung Kuntul.II Prasetiyo
