19.8 C
Indonesia
Senin, 4 Mei 2026

Demi PT. Ciputra SEVP PTPN I Regional I Ganda Wiatmaja Rela Bohong, Giliran Urusan sama Masyarakat Digubris pun Tidak

Berita Terbaru

SEVP PTPN I Regional I Ganda Wiatmaja. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

#Edisi 38

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Memang Senior Executive Vice President Aset (SEVP) PTPN I Regional I Ganda Wiatmaja agak sulit ditebak. Kadang-kadang membawa-bawa nama Allah dalam pernyataannya, adakalanya berbohong, lalu diam tidak bisa ditanya.

Misalnya dalam dalam kasus proyek Deli Megapolitan milik PT. Ciputra KPSN, SEVP PTPN I Regional I Ganda Wiatmaja telah rela berbohong kepada publik melalui keterangannya dalam berita yang terbit April 2025, meski mengetahui bahwa proyek ini bermasalah secara hukum dan 3 pejabat telah ditahan Kejatisu.

“Kerjasama yang digagas sejak tahun 2011 ini, sudah melalui kajian dan penelitian menyeluruh menyangkut berbagai aspek, termasuk aspek lingkungan dan sosial. Kita sudah menentukan titik-titiknya, mulai dari kebun Helvetia, Sampali, Saentis, Bandar Klipa, Batang Kuis, sampai Tanjung Morawa. Semuanya adalah lahan HGU aktif yang sudah mendapat persetujuan Meneg BUMN dan menteri Agraria dan Tata Ruang untuk diubah peruntukannya sesuai dengan Permen ATR No.7 tahun 2017,” ungkapnya dalam berita tersebut.

Beda halnya saat menghadapi masyarakat. Selaku kepala aset, Ganda Wiatmaja dinilai telah melakukan diskriminasi komunikasi dengan tidak menggubris surat resmi maupun membalas pesan yang ditujukan padanya.

“Kami sudah lama sekali mengirimkan surat ke PTPN I Regional I. Menurut informasi mentoknya di meja pak Ganda Wiatmaja selaku SEVP PTPN I Regional. Saya kirim pesan WhatsApp juga tidak dibalas. Terasa memang ada diskriminasi komunikasi yang terjadi. Ya kami sadar, kami bukan pengusaha, hanya kelompok tani. Tapi, tanah yang kami mohonkan juga itu ada hak petani juga, bukan hanya untuk pengusaha saja,” cibir Sugeng Pramono, Selasa (28/10/2025) sore.

Sementara itu SEVP PTPN I Regional I Ganda Wiatmaja yang dihubungi belum mau memberi komentarnya soal tingkah lakunya yang kontras tersebut kepada pihak pengusaha dan masyarakat.

Terakhir memberi keterangan, Ganda Wiatmaja menyatakan bahwa dirinya yang selama ini tidak menyahuti wartawan bukan lantaran sombong. Apalagi berbagai harta yang ia peroleh selama ini merupakan titipan Allah dan tidak kekal.

“Sombong itu hanya milik Allah bang, kalau aku apa yg mau disombongkan, ini semua hanya titipan Allah dan sementara,” ungkapnya, Sabtu 25 Oktober 2025 lalu. *Bersambung ke #Edisi 39 || Prasetiyo

 

 

Baca berita terkait sebelumnya #Edisi 37

Bos PT. Ciputra dan Pejabat PTPN I Belum Tersangka Juga dalam Kasus Citraland

Baca Selanjutnya

Berita lainnya