AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Slogan “jangan pilih keluarga Tambunan ” untuk menjadi bupati Deli Serdang yang akan datang mulai bergema di kalangan warga di tiap kecamatan di Kabupaten Deli Serdang.
Tentu saja, slogan tersebut buntut kekecewaan warga atas sikap dr. Asriluddin Tambunan atau akrab dipanggi dr. Aci yang tidak lain merupakan anak Alm Amri Tambunan yang kini masih menjabat sebagai kadis kesehatan Deli Serdang, bakal ikut kontestasi Pilbup 2024.
Menurut hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga independen terkait sosok calon pemimpin Deli Serdang 5 tahun ke depan, terungkap bahwa warga kini memilih perubahan atau dengan kata lain jangan keluarga Tambunan lagi.
Edo (42) karyawan swasta tinggal di Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang misalnya, ia mengakui bahwa dirinya beserta warga lain yang sering ngobrol di mesjid maupun warung kopi menginginkan perubahan.
Bagi mereka, sudah cukup keluarga Tambunan memimpin kabupaten ini selama 20 tahun. Mereka juga tidak mempersoalkan terkait sosok yang akan dipilih, siapapun jadi asalkan jangan keluarga Tambunan.
Selain itu juga, tokoh muda mudi kecamatan sunggal ini juga mengatakan bahwa keikut sertaan dr Asriludin Tambunan dalam pilkada Deli Serdang ini dianggap sebagai bentuk ketamakan dan karena sudah kenyang dengan uang rakyat yang mereka makan.
“Kami warga Deli Serdang sepakat siapapun calon kepala daerah yang akan datang selain keluarga Tambunan pasti kami dukung,” tegasnya.
Katanya lagi, bahwa soal dr. Aci yang diumbar sudah mengantongi kemenangan dan dukungan sekitar 80 persen warga Deli Serdang mendukungnya, itu hanya isapan jempol. Sebab, selama ini anak Alm Amri Tambunan itu didukung karena ASN yang ada di setiap puskesmas dan menjadi ujung tombaknya mendapat ancaman dan tekanan. Mau tidak mau apa yang diminta dr. Aci akan mereka lakukan agar mereka nyaman dalam bekerja.
Tentu saja, penekan yang dilakukan dr. Aci kepada para anggotanya akibat bermain di balik jabatan. Sayangnya, hal itu sama sekali tidak mendapat teguran dari PJ Bupati Deli Serdang. Bahkan, seolah-olah dr. Aci bebas bergerak dan bermain sesuai dengan ke inginkannya
“Kalau memang dia didukung warga Deli Serdang coba copot jabatannya biar kita lihat siapa yang dukung dia dan kalau ada yang dukung dia tak lain tak bukan karena duitnya aja kalau tidak karena iming iming proyek,” desaknya.
Klaim sepihak dukungan penuh terhadap dr. Aci oleh timnya wajar saja dilakukan karena saat ini, dia masih menggunakan fasilitas negara.
Namun, kalau dilihat dari hasil kerja, tentu saja dukungan penuh kepada drm Aci tampak omong kosong. Hal itu dibuktikan dengan tingginya angka stunting di Kabupaten Deli Serdang yang pastinya Deli Serdang.
“Jadi, kita lihat aja apa benar Aci di dukung warga dengar namanya aja warga sudah muak konon lagi memilihnya,” terangnya.
Hal senada juga di ungkapkan Iwan Tambunan (45) warga patumbak yang mengakui bahwa hingga kini warga masih menunggu siapa yang menjadi calon Bupati Deli Serdang.
Soal siapa yang dipilih warga yang pastinya warga ingin perubahan dan saatnya Deli Serdang dipimpin yang memikirkan kabupaten ini kedepannya untuk kemajuan.
“Warga masih menunggu siapa calon bupati dan warga berharap agar pilkada Deli Serdang tahun ini jangan kotak kosong karena apabila terjadi warga akan kecewa dengan sikap partai politik yang Mata duitan dan kalau kotak kosong terjadi berarti partai di beli dan tak perduli dengan demokrasi negara ini serta kehancuran akan terjadi,” cetusnya.
Ditanya soal tentang pilihan rakyat soal calon bupati Deli Serdang kedepannya, mantan alumni UISU ini balik menjawab menginginkan perubahan. Saat disinggung nama dr Aci, ia nampak jengkel.
“Rakus kali dia itu bang, bosan orang dengar namanya konon nyoblosnya mungkin warga muntah lah. Kalau dia menang bang berarti penuh dengan kecurangan,” ujarnya.
Lanjut lagi, warga dalam waktu dekat dengan modal pribadi akan membuat baliho yang bentuknya mendukung siapapun bupati selain keluarga Tambunan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap perubahan.
“Lihat aja nanti bang pasti hal itu akan dilakukan warga karena soal pilkada ini sudah menjadi pembahasan warga kalau sedang ngumpul dan pastinya warga ingin perubahan jangan itu itu aja pemimpinnya habis ayahnya pamannya dan kini anaknya suka suka mereka aja,” tutupnya. Gom
