Aktualonline.co.id/lubukpakam
Ternyata pengutipan uang komite yang dilakukan di SMA Negeri 1 Lubuk pakam yang memberatkan orang tua siswa akibat pegawai honorer banyak di sekolah tersebut
Menurut humas SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Sofyan Lumbantobing yang ditemui dikantornya, sabtu (2/9/2023) mengakui bahwa pengutipan uang komite untuk kelas 10 dikenahkan persiswanya Rp 180 ribu/bulan, untuk kelas 11 Rp 100 dan kelas 12 Rp 150 rb. tersebut dilakukan untuk pembayaran gaji honorer, ekstrakulikuler dan kegiatan kesiswaan lainnya.” Itu pak jumlah pegawai honorer di sekolah ini sekitar jumlahnya 46 orang diantarnya 40 guru, pegawai tata usaha 5 orang dan tenaga security.” Bilangnya .
Dikatakan guru fisika ini lagi, bahwa tahun 2023 gaji honorer hingga kini belum dibayar melalui pempropsu dan hanya sebagian kecil aja yang dibayar itupun macet hingga kini sehingga untuk menutupi gaji mereka uang komite yang di kutip dari siswa menutupinya.” Dana itu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhaan yang ada di sekolah.” Tandasnya
Selain itu juga, untuk bulan september ini kita akan membuka less tambahaan ekstrakulikuler berupa matrikulasi atau penjelasaan pengetahuan diluar sekolah yang mana hal ini dilakukan agar siswa yang masuk ke sekolah ini tidak ada lagi yang namanya tidak bisa menghitung sehingga sekolah ini menjadi unggulan dari sekolah negeri lainnya yang ada di deli serdang dan dari 399 jumlah siswa kelas 10 sekitar, 100 lebih uang komite mereka hanya bayar 100 ribu/bulanya dengan lampiran surat miskin yang pengakuan itu suratnya dikeluarkan oleh dinas sosial deli serdang dan bukan semuanya bayar 180 ribu.
Hal senada juga diungkapkan orang tua murid inisial HR warga lubuk pakam mengakui pihak orang tua gak keberatan soal penggajian guru honorer tersebut akan tetapi yang jadi persoalan guru honorer tersebut terlampau banyak dan banyaknya guru honorer tersebut akibat guru yang sudah pensiun dipakai lagi dan gajinya dibebankan kepada siswa dengan membayar uang komite tersebut.” Ini kan gila harusnya guru yang sudah pensiun dipakai lagi dan harusnya yang gaji mereka guru yang memakai jasa mereka bukan siswa tersebut karen guru yang aktif mereka kan selain dapat uang sertifikasi .” Ungkapnya.
Jadi, apa benar guru honorer tersebut jumlah segitu banyak jadi untuk apa guru yang nota benenya pegawai negeri sipil di pekerjakan di situ kalau yang mengajar hanya pegawai honor mereka itu kerjanya apa kan ini sama saja sudah gila gilaan ada yang di gaji negara kerjanya gak ada dan untuk apa remon diberikan kepada mereka yang mengajar di sekolah tersebut pegawai honorer berakti laporan mereka Fiktif.gom
