* Laporan Kebakaran April Lalu Mandek di Polres Simalungun
AKTUALONLINE.co.id SIMALUNGUN |||
Jelang perhelatan Danau Toba Rally yang akan diselenggarakan pada 24-25 Juni 2023 oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) International Rally Championship” di areal Hutan Tanaman Industri (HTI) Toba Pulp Lestari (TPL) Sektor Aek Nauli Parapat dan sekitarnya di Kabupaten Simalungun justru menuai kontroversi.

Pasalnya, sekitar 5 Ha lahan Eucalyptus menunggu panen diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), Sabtu (17/6/2023) sekira pukul 14.05 Wib.
Informasi diperoleh dari salah satu sumber menyampaikan, kabar kebakaran itu sudah disampaikan pihak terkait ke Polsek Sidamanik karena lokasinya berada di Compat B 71 di Kawasan Pembibitan Sipaul Clegg, Kecamatan Sidamanik. Namun hasilnya sampai kini masih NIHIL !.
Anehnya kebakaran lahan Eucalyptus di Hutan Tanaman Industri TPL Sektor Aek Nauli diduga dibakar jelang ajang Rally Danau Toba agar menimbulkan konflik sosial lainnya dan memicu bahan perhatian dan supaya kelompok-kelompok tertentu dapat menunjukkan arogansinya.
* Laporan Kebakaran April Lalu Mandek di Polres Simalungun
Sementara terkait kejadian laporan kebakaran 17 Juni itu, di internal perusahaan justru menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan Berdasarkan Laporan Polsi Nomor. LP/B/113/TVI2023/SPKTPOLRES SIMALUNGUNPOLDA SUMATERA UTARA tanggal 1 April 2023 pukul 16.05 WIB. Hal ini sesuai dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan dari pihak perusahaan saat itu, dan sebagai pelapor adalah Ricky Silaen.
Namun pelaporan kejadian bulan April yang lahan TKPnya berdekatan dengan lokasi kebakaran di bulan Juni ini, belum ada hasil dari laporan itu di Polres Simalungun.
Dari tanggapan diinternal sejumlah pekerja di TPL Aek Nauli, M.Sinaga (55) menyikapi laporan kebakaran itu mengatakan, mobil Polisi aja dirusak saat massa Lamtoras sampai sekarang tak ada penangkapan.
“Sudah Mobil Polisi Polres Simalungun yang dirusak tak ada tindakan, apalagilah laporan kebakaran Eucalyptus ini, menurut kami sudah percuma melaporkan itu, lebih baik kita memViralkan setiap kejadian supaya Kapolri tau apa sebenarnya yang terjadi di Kawasan HTI Sektor Aek Nauli ini, Ngapen lagi lapor-lapor dilevel Polres, apalagi level Polsek,” ujar Sinaga.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung yang dikonfirmasi terkait kejadian itu justru menjelaskan, informasi terkait adanya 12 titik api lahan di wilayah Kab. Simalungun.
“TNI Polri dan pemadam kemaren sudah turun dibeberapa lokasi untuk memadamkan”.
Jadi musim kemarau yang saat ini terjadi membuat potensi kebakaran lebih tinggi dan lebih gampang terjadi, kilah Kapolres. ||| JSS
Editor : Zul
