25.4 C
Indonesia
Kamis, 30 April 2026

‎Geram, Warga Hentikan Truk PT. PIS Karena Dinilai Buat Jalan Lintas Siancimun – Batang Pane II Rusak Parah ‎

Berita Terbaru

Warga saat adu argumen dengan pihak PT. PIS. (Foto: Ist/Aktual Online)




‎AKTUALONLINE.co.id – Paluta || Warga meluapkan rasa geramnya dengan menghentikan truk milik PT. Paluta Inti Sawit (PIS) karena dinilai menjadi penyebab rusaknya jalan lintas Siancimun – Batang Pane II Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara rusak parah.

‎Seorang warga bermarga Harahap mengungkap bahwa hilir mudik truk milik PT. PIS dengan muatan berlebih itulah yang menyebabkan aspal jalan tidak sanggup menahan beban, terkelupas dan membuat jalan berlobang.

‎“Kami sudah terlalu lama bersabar. Setiap hari truk besar lewat dengan muatan berlebih. Jalan hancur, rumah kami ikut rusak. Siapa yang mau bertanggung jawab. PT. PIS harus bertanggungjawab,” ujarnya, Kamis (30/4/2026) siang.

‎Saat ini, masyarakat juga mendesak pemerintah daerah turun tangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap operasional kendaraan berat di jalur tersebut, termasuk penegakan aturan terkait batas muatan kendaraan.

‎Sebenarnya, telah ada upaya komunikasi dilakukan oleh masyarakat, misalnya Surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) telah diajukan kepada pihak terkait dan tercatat telah dimasukkan per tanggal 13 April 2026.

‎Namun hingga rilis ini disampaikan, masyarakat mengaku belum menerima respons atau tindak lanjut dari pihak yang dituju.

‎Sementara itu, PT. PIS Khoirul Imam Rambe mengatakan bahwa pihak perusahaannya lah yang selalu rutin memperbaiki jalan di wilayah lintas Siancimun – Batang Pane II Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara.

‎”Izin pak Maaf pak sebelumnya. Kami klarifikasi sebelumnya. Kami selalu Rutin antusias Perbaikan Jalan. Bahkan Di seluruh Akses. Bahkan ke akses desa-desa terdekat Pak,” ungkapnya lewat aplikasi perpesanan.

‎Namun ia tidak menjelaskan lebih detil jumlah muatan truk milik perusahaan yang melintas di kawasan tersebut.|| TAS

Baca Selanjutnya

Berita lainnya