Advertisements

AKTUALONLINE.co.id JAKARTA|||
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung RI berhasil mengamankan terpidana (DPO) Daftar Pencarian Orang buronan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Dr Ketut Sumedana menyampaikan Terpidana H. Abbas bin H. Huseng (59) merupakan pejabat Kepala Dinas (Kadis) Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Pasangkayu periode 2016 s/d 2019) diamankan oleh Tim Tabur Kejagung pada hari Minggu (2/10/2022) sekira pukul 10: 00 WIB di Jalan Madumurti Nomor 33, Wirobrajan Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.

Lebih lanjut disampaikan Ketut, Terpidana melakukan kejahatan tindak pidana korupsi pada perkara sewa excavator di tahun 2017 s/d 2018 pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pasangkayu.

Lanjutnya, akibat perbuatannya negara dirugikan sebesar Rp. 1.817.038.500,- (satu miliar delapan ratus tujuh belas juta tiga puluh delapan ribu lima ratus rupiah)

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 914 K/ Pid.Sus/2022 tanggal 17 Maret 2022, kata Ketut, Terpidana dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, dan oleh karenanya, Terpidana dijatuhi pidana penjara selama 5 (lima) tahun serta pidana denda sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) subsidair 6 (enam) bulan kurungan.

Ketut mengatakan,Terpidana diamankan karena ketika dipanggil untuk dieksekusi menjalani putusan, Terpidana tidak datang memenuhi panggilan yang sudah disampaikan secara patut dan oleh karenanya Terpidana dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selanjutnya, Tim bergerak cepat untuk melakukan pemantauan dan setelah dipastikan keberadaannya, Tim langsung mengamankan Terpidana dan dibawa menuju Kejaksaan Negeri Pasangkayu untuk dilaksanakan eksekusi.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan, ujar Ketut.

Demikian disampaikan Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana dalam siaran persnya, Minggu (2/10/2022). (K.3.3.1).|||Sahat MT Sirait

Editor: SMTS