Today

Pemko Pematangsiantar Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Pasar Dwikora, Siapkan 141 Kios Pengganti

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id – Pematangsiantar ||| Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mulai menyalurkan bantuan sosial tahap pertama kepada pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan 141 unit kios pengganti untuk menampung para pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran yang terjadi pada 18 Juni 2026.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ), Bolmen Silalahi, mengatakan bantuan tahap pertama telah disalurkan kepada 41 pedagang melalui rekening Bank Sumut milik masing-masing penerima.

“Sosialisasi kepada para pedagang dan pemberian bantuan sosial sudah terlaksana tahap pertama. Sedangkan tahap kedua dan tahap ketiga masih dalam proses,” ujar Bolmen dalam keterangan resminya, Selasa (8/7/2026).

Kebakaran yang melanda Pasar Dwikora di Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, menghanguskan sebanyak 311 unit kios, dengan 276 kios di antaranya tercatat masih aktif digunakan oleh para pedagang.

Sebagai langkah pemulihan, PD PHJ telah menyiapkan 141 unit kios pengganti, terdiri dari 87 kios di kawasan Tanpomas dan 54 kios di area Pasar Dwikora. Apabila jumlah tersebut belum mencukupi, pemerintah juga menyediakan 85 unit kios tambahan di Balairung Rajawali yang dapat dimanfaatkan sementara oleh para pedagang terdampak.

Sementara itu, proses pembersihan lokasi kebakaran terus berlangsung sejak garis polisi (police line) dibuka pada 24 Juni 2026. Pemko Pematangsiantar mengerahkan alat berat untuk merobohkan bangunan yang sudah tidak layak, mengangkut puing-puing sisa kebakaran, sekaligus membangun drainase utama dan drainase tambahan di kawasan pasar.

Di sisi lain, Pemerintah Kecamatan bersama PD PHJ juga melakukan penataan pedagang kaki lima di Jalan Mufakat dengan memasang barrier serta membersihkan saluran drainase. Langkah tersebut dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan dapat dilalui kendaraan besar maupun alat berat selama proses penanganan berlangsung.

READ  Ilmu Topan Ginting Nular ke PUPR Pematang Siantar, Paket Jalan Diduga Diplot untuk 3 Oknum Dewan ‎

Bolmen menjelaskan, rencana revitalisasi Pasar Dwikora nantinya akan meliputi pembangunan atap balairung, lantai kios, lantai jalan, drainase, instalasi listrik, jaringan air bersih Perumda Air Minum Tirta Uli, pemasangan kamera pengawas (CCTV), penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga penambahan penerangan kawasan pasar.

Sementara itu, pembangunan dinding kios akan menjadi tanggung jawab masing-masing pedagang dengan tetap mengikuti ketentuan teknis yang ditetapkan oleh PD PHJ. Ia memastikan ukuran maupun posisi kios tidak akan berubah dari kondisi sebelumnya.

Bolmen menambahkan, peristiwa kebakaran tersebut menjadi evaluasi penting bagi PD PHJ dalam memperkuat sistem mitigasi bencana, terutama terkait pencegahan kebakaran di kawasan pasar.

“Ke depan, PD PHJ akan melengkapi peralatan pemadam kebakaran serta memperbaiki sistem drainase dan struktur atap yang dinilai rawan terbakar, baik di Pasar Dwikora maupun Pasar Horas,” ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemko Pematangsiantar berharap aktivitas perdagangan di Pasar Dwikora dapat segera pulih sehingga para pedagang kembali menjalankan usahanya dengan aman dan nyaman. ||| Red

Related Post