Today

Mabes Polri akan Gelar Perkara Soal Pengakuan Kasat Reskrim Polres Pasaman Tentang Nama-nama Pemain dan Beking Tambang Emas Ilegal

Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)
Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)

#Edisi24
‎#KhususNamaPemaindanBekingTambangEmasIlegalPasaman

 

AKTUALONLINE.co.id – Jakarta || Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap membeberkan rencana Divisi Propam Mabes Polri yang akan menggelar perkara soal pengakuan Kasat Reskrim Polres Pasaman tentang nama-nama pemain dan beking tambang emas illegal alam sebuah rekamn dan viral di media massa juga media sosial.

Hal ini diungkapkan Fahrul Rozi Harahap, Kamis (256/2026) usai mendatangi Divisi Propam Mabes Polri untuk menanyakan perkembangan dari laporannya beberapa Waktu lalu.

“Jawaban dari Propam, mereka akan segera gelar perkara. Jadi bukti-bukti awal yang saya kasih sudah cukup. Memang begitu faktanya,” ujarnya.

Laporan ini kata Fahrul Rozi Harahap bukan sebuah kebencian terhadap jajaran Polda Sumbar, melainkan untuk menjaga nama baik institusi kepolisian tanah air. Jika ada kesalahan oknum polisi dibiarkan, maka akan mengakar dan mencoreng wajah Polri. Padahal, banyak polisi di Indonesia jujur dan berintegritas menjalankan tugasnya.

Bahkan, Fahrul Rozi Harahap mengaku tidak iri sehingga mau menutup mata pencaharian masyarakat. Namun, ia ingin mendorong warga Pasaman keluar dari fase jahiliyah dengan dijadikan alat bagi mafia tambang emas illegal untuk mendapat keuntungan sesaat.

“Jika sulit mendapat kerja atau makan, maka solusi yang harusnya dilakukan masyarakat adalah ramai-ramai menginap di rumah Bupati atau Gubernur, bukan malah merusak alam. Apa mau mereka kasih. Ya wajib mau. Kalau tidak ngapain mereka jadi Bupati atau Gubernur. Makanya dicoba. Memang itu tugas Bupati dan Gubernur. Bukan kalian bela-bela bos tambang, seakan-akan tambang illegal dijalankan rakyat. Jika ada, hanya sedikit. Selebihnya punya mafia semua. Masyarakat hanya pekerja,” imbau Fahrul Rozi Harahap.

Kepada Aktual Online Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Fion Joni Hayes telah membenarkan rekaman suara dirinya yang menyebut nama-nama pemain dan beking tambang emas Pasaman.

‎Hal ini sekaligus menandakan bahwa tambang emas ilegal yang dikatakan dijalankan oleh masyarakat ternyata pengelolanya adalah pengusaha. Masyarakat hanyalah pekerja dan tameng untuk menyerang pihak-pihak berseberangan dengan mereka.

‎Diketahui, nama-nama mafia tambang emas ilegal yang disebut seperti Habib, Fauzan, Cen Jorong, Uncu. Sementara bekingnya antara lain Pangd*am, Dand*m, Waasint*l Kod*m, Dirkrimsus Polda Sumbar, Kapolres, ASN bernama Roni Irawan alias Rohom hingga wartawan bernama Wan Wibowo.*bersambung || Prasetiyo

READ  DPO Polres Tebing Tinggi Diduga Punya Ajian Gaib Buat 4 Kapolres dan 3 Kasatreskrim Tak Mampu Lakukan Penangkapan

Related Post