Today

‎Oknum Anggota Dewan Lakukan Mobilisasi Politik Berkedok Reses Agar Warga Pilih Cakades Amplas Nomor Urut 1, Ada Bagi-bagi Uang Juga

Prase Tiyo

Warga saat membuat laporan dugaan kecurangan Cakades Amplas Kecamatan Percut Seituan. (Foto: Ist/Aktual Online)
Warga saat membuat laporan dugaan kecurangan Cakades Amplas Kecamatan Percut Seituan. (Foto: Ist/Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Beberapa orang warga didampingi kuasa hukum mereka Jauli Manalu melaporkan adanya mobilisasi politik atau pengarahan khusus yang dikemas dalam bentuk reses oleh oknum DPRD Deli Serdang bernama Junaidi.

‎Masyarakat dalam laporan pelanggaran Cakades yang mereka sampaikan kepada panitia pemilihan menyebut bahwa oknum anggota DPRD Deli Serdang tersebut secara terang-terangan menggiring warga untuk memilih Cakades Amplas Kecamatan Percut Seituan Nomor Urut 1 Usman di masa tenang.

‎”Kejadiannya Sabtu Kemarin di masa tenang. Besok (Selasa 2 Juni 2026) kan pemilihan Cakadesnya. Sudah tidak boleh ada kampanye. Semua ada aturannya. Ini namanya mobilisasi tidak boleh. Makanya warga hari saya dampingi membuat pengaduan,” terang Jauli Manalu, Senin (1/6/2026) sore.

‎Dalam kampanye terselubung itu, warga juga menyebut bahwa oknum anggota DPRD Deli Serdang tersebut membagi-bagikan nasi kotak dan uang tunai kepada masyarakat yang mereka buktikan dengan lampiran video.

‎Ditegaskan Jauli Manalu, setiap warga memiliki hak pilih yang bersifat rahasia dan tidak boleh ada paksaan. Melakukan mobilisasi mendekati hari pemilihan, dan membagi-bagikan sejumlah uang dengan kemasan reses menunjukkan adanya dugaan kepentingan tertentu diantara keduanya.

‎Namun harus diingat, tindakan tersebut termasuk juga dapat diklasifikasikan ke dalam kategori money politik dan cenderung ke arah pidana.

‎Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh warga agar cerdas untuk memantapkan pilihan mereka dalam Cakades besok. Jika yang dipilih saja memulai pertarungan dengan cara curang, maka dipastikan saat memimpin tidak akan pro terhadap kepentingan rakyat.

“Kami tidak bilang jangan pilih Cakades Amplas Nomor Urut 1 atau nomor urut berapa. Tapi, jangan pilih calon yang di awal nyalonnya sudah curang. Kami pastikan saat memimpin dia tidak pro ke masyarakat. Dia akan lebih mementingkan urusannya, kelompoknya atau orang-orang yang sudah keluar modal untuknya saat Cakades,” tutupnya.|| Prasetiyo

READ  Gara-gara Konsumsi Narkoba, Anak Lenyapkan Nyawa Ayah Kandung

Related Post