21.9 C
Indonesia
Selasa, 5 Mei 2026

Andre Rosiade Berhasil Buat Alat Berat Tambang Emas Ilegal Pergi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Kapan Angkat Kaki (?)

Berita Terbaru

Praktisi Hukum yang juga Aktivis Fahrul Rozi Harahap (kanan) dengan latar belakang foto anggota DPR RI Andre Rosiade, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan nenek Saudah. (Grafis: Tim Aktual Online)

 

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Sumatera Barat || Praktisi Hukum yang juga Aktivis Fahrul Rozi Harahap melihat bahwa kehadiran Anggota DPR RI Andre Rosiade di Pasaman berhasil membuat para pelaku tambang emas ilegal ketar-ketir dan alat berat yang selama ini digunakan mendadak pergi.

Meski begitu, bukan berarti kasus percobaan pembunuhan nenek Saudah dapat dianggap selesai dan masalah tambang emas ilegal dilupakan begitu saja.

Fahrul Rozi Harahap menyindir Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Gatot Tri Suryanta harusnya sadar diri telah gagal mengusut kasus ini dan mempertanyakan kapan mau angkat kaki sebelum benar-benar dicopot oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit.

“Saya sangat apresiasi dengan bang Andre Rosiade. Kedatangannya membuat alat berat tambang emas ilegal kini pergi. Namun, ini mungkin taktik sembunyi sementara. Yang jadi pertanyaan kapan Kapolda Sumbar ini mau angkat kaki. Ngapain lagi lama-lama jadi Kapolda Sumbar kalau tidak mampu menangkap aktor intelektual tambang emas ilegal yang merembet ke kasus percobaan pembunuhan nenek Saudah,” cecar Fahrul Rozi Harahap, Selasa (20/1/2026) siang.

Di sisi lain, Fahrul Rozi Harahap juga menduga Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta telah berkomunikasi dengan para pemain tambang emas ilegal sehingga membiarkan masyarakat secara terang-terangan melakukan orasi penolakan tutup tambang ilegal.

Harusnya, Fahrul Rozi mengungkap bahwa dengan menangkapi orang-orang tersebut, histori lengkap dengan aktor intelektual tambang emas ilegal di Pasaman

“Ada yang mengaku menjadi penambang emas ilegal tidak ditangkap, ada yang buat aksi menolak tambang emas ilegal tidak ditangkap. Jadi tugas polisi apa, cuma liat-liat saja. Apa memang Kapolda Sumbar ikut mendukung tambang emas ilegal ini. Kalau tidak mampu mundur saja bapak daripada dicopot,” kejar Fahrul Rozi Harahap.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta belum juga mau memberikan komentar terkait persoalan nenek Saudah dan aktor intelektual tambang emas ilegal di Pasaman.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya