23.7 C
Indonesia
Selasa, 5 Mei 2026

Kasus Dugaan Perampasan HP Wartawan di Medan, Terlapor Belum Ditangkap

Berita Terbaru

* Ketua Koalisi Mahasiswa,Sutoyo : Kecam Lambannya Proses Hukum 

AKTUALONLINE.co.id MEDAN |||
Kasus dugaan perampasan telepon seluler (HP) milik wartawan oleh anak seorang oknum kepala desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang terus menjadi sorotan.

Pasalnya, meski laporan telah dibuat sejak 23 November 2024, hingga kini belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian dan terlapor belum juga di tangkap.

Junaedi Daulay, wartawan yang menjadi korban, telah melaporkan insiden tersebut ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan LP/339/XI/2024/SPKT/Polrestabes Medan. Namun, hingga 21 Maret 2025, belum ada kejelasan terkait penanganan kasus ini.

“Hingga saat ini, laporan saya belum ada kejelasannya dari pihak Kepolisian. Apakah harus viral dan bayar dulu baru kasus ini ditangani serius,”ucap Junaedi kepada wartawan, Sabtu (22/3/2025) di Medan.

Menurutnya, Laporan yang dibuat nya di Polrestabes Medan sudah di limpahkan ke Polsek Tembung.

“Saya dapat informasi dari Humas Polrestabes Medan, bahwa laporan saya itu sudah dilimpahkan ke Polsek Tembung. Saya berharap Polsek Tembung serius dan profesional menagani kasus ini,”tegasnya.

Ketua Koalisi Mahasiswa, Sutoyo, dengan tegas mengecam lambannya proses hukum dalam kasus ini.

“Kami mendesak pihak berwajib untuk segera bertindak dan menangkap pelaku. Jangan sampai hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk bagi keadilan di negeri ini,” ujarnya.

Kasus ini kini mulai menarik perhatian publik, terutama di kalangan wartawan dan aktivis yang menilai ada indikasi ketidakadilan dalam penanganannya.

Masyarakat berharap kepolisian bertindak tegas tanpa pandang bulu agar supremasi hukum tetap terjaga karena lagi viralnya lagu ‘ Bayar Bayar Bayar ‘.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson M.Sitompul,S.H.,M.H, melalui Kanit Reskrim Iptu Parulian Sitanggang saat dikonfirmasi, mengatakan belum mengetahui laporan tersebut.

“Kita cek dulu Pak,” ucap Iptu Parulian Sitanggang yang baru menjabat Kenit Reskrim Polsek Tembung.

Perlu diketahui, Junaedi Daulay, Pimpinan Redaksi Tubinnews menjadi korban perampasan ponsel dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (23/11/2024) sekitar pukul 11.20 WIB. Kejadian ini berlangsung di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Saat itu, Junaedi Daulay dalam perjalanan hendak mengantar anaknya pergi ke sekolah. Ditengah perjalanan, Ia berjumpa dengan Eko (Terlapor) dan terjadi keributan.

Tiba-tiba Eko melontarkan makian kepada Junaedi tanpa alasan jelas. Situasi semakin memanas ketika Eko melakukan kekerasan fisik dengan memukul Junaedi, memicu keributan yang disaksikan oleh warga sekitar.

Saat Ia hendak mengambil ponsel Redmi 9A untuk merekam kejadian itu sebagai bukti, dia langsung merebut ponsel saya, menjatuhkannya, lalu membawanya kabur.

Setelah insiden tersebut, Junaedi langsung melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan. Ia berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut kasus ini dan menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Aktual Online masih berusaha mengkonfirmasi Kades Cinta Rakyat, Adi Kustiono, dimana anaknya (Eko) merupakan terlapor terkait kasus dugaan perampasan HP wartawan.||| Ton

 

Editor : Zoel

Baca Selanjutnya

Berita lainnya