AKTUALONLINE.Co.Id||Deli Serdang
Sepekan mendapat perawatan secara intensif di rumah sakit Adam Malik Medan, Herawaty Manurung (52) warga Deli Serdang korban kecelakaan kereta api satu keluarga ahkirnya meninggal dunia, kamis (1/8/2024) pagi tadi.
Informasi yang dikumpulkan aktual online.co.id bahwa korban sempat sadar setelah beberapa hari koma dan minta pulang guna melihat keluarganya yang tewas saat mobil yang mereka tumpangi ditabrak kereta api.
Namun kondisi korban saat itu masih sekarat, dokter melarangnya dan korban selanjutnya masih perawatan intensive oleh tim dokter.
Namun karena depresi atas peristiwa yang dialaminya, korban tak lama kembali koma dan selanjutnya dilakukan perawatan guna menyelamatkan korban.” Tangannya sempat dilakukan amputasi .oleh tim dokter yang menanganinya ” Bilang boru simarmata salah satu kerabat satu kumpulan dengan korban
Karena kondisinya terus menurun, selanjutnya korban di rawat di ruangan ICU dan namun Tuhan berkata lain, pagi tadi korban menghembuskan nafas terakhirnya karena tulang lehernya patah akibat benturan tersebut
Rencananya siang ini korban di bawa ke rumah duka dan selanjutnya dilakukan pemakaman.” Belum tau jenasah di bawah ke mana apakah bersama keluarga di bawa ke Dolok sanggul atau gimana menunggu keputusan pihak keluarga sedangkan satu boru korban ini usai ayah dan abangnya serta kakaknya di makamkan di bawah udanya ke Jambi.” Sebutnya
Sekedar mengigatkan saja, Satu keluarga berisi 7 orang 6 diantarnya tewas dan 1 kritis  usai mobil rush warna hitam BK1496 MAA yang mereka tumpangi ditabrak ular besi,
Peristiwa tersebut terjadi, minggu (21/7/2024) sekira jam 12: 00 wib di dusun 1 desa pagar jati kecamatan lubuk pakam.
Informasi yang dikumpulkan aktual online.co.id mengakui bahwa awalnya satu keluarga berjumlah 7 orang usai ibadah di salah satu gereja yang ada di lubuk pakam hendak pulang ke rumahnya.
Namun naas baginya, mobil yang mereka gunakan ditabrak kereta api akibatnya 6 tewas ditempat 1 kritis.
Ke 7 penumpang yang berada di dalam mobil tersebut yaitu Ramses Manullang (51) , Herawaty manurung (52), Gabriella Manullang (28) anak, Sarah Tabita Manullang (26), Yohannes manullang (24), David Manullang (22) dan Niko Manullang (22).
Menurut warga, mengakui awalnya peristiwa tersebut terjadi, Sesampai di lokasi kejadian mobil yang mereka tumpangi entah gimana mogok hingga membuat mereka panik karena secara bersamaan melintas kereta api U 51 jurusan Rantau Prapat Medan melintas dilokasi kejadian.
akibatnya tabrakan tak bisa dihindari dan mobil yang ditumpangi tersebut terpental sejauh 30Â meter hingga ke persawaan milik warga.gom