20.9 C
Indonesia
Senin, 4 Mei 2026

Ada Festival Lampu Colok Bengkalis, Ternyata Warisan Budaya

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id – Bengkalis || Pemkab Bengkalis lestarikan warisan budaya lewat festival lampu colok tahun 2024. Agenda tersebut digelar Jl.M Toha Umar Bin Khatab Desa Pangkalan Batang Barat Kecamatan Bengkalis

“Sebagai warisan budaya tak benda, festival lampu colok yang kita selenggarakan ini juga dapat kita jadikan sebagai salah satu bentuk syiar. Karena ada banyak hikmah maupun tunjuk ajar kehidupan yang dapat kita petik dari penyelenggaraan festival budaya ini,” ungkap Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Sabtu (6/4/2024) siang.

Menurut tutur, tradisi lampu colok di daerah Bengkalis dahulunya dinyalakan dari potongan bambu yang diberi lubang, dan diisi dengan minyak tanah. Kain perca atau tali goni kerap dijadikan sumbu untuk menyalakan apinya.

Penyalaan lampu ini difungsikan untuk menerangi jalan warga yang hendak menuju surau untuk membayar zakat fitrah. Esensi terdalamnya, penerangan yang kini beralih menggunakan kaleng atau bahan selain bambu, memiliki makna gotong royong, kebersamaan dan nilai seni.

“Kami butuh dukungan dari semua pihak, agar kearifan lokal yang memiliki kekhasan dan keunikan ini, dapat membuat warga Kabupaten Bengkalis yang saat ini berada di perantauan, rindu untuk pulang berhari raya di kampung halamannya, serta dapat menarik kunjungan wisatawan,” minta Bagus Santoso.

Diketahui, pembukaan ajang festival lampu colok warisan budaya tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis diwakili Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Setyo Bimo Anggoro, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, Anggota DPRD Provinsi Riau terpilih Sofyan, Kadisparbudpora Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, Camat Bengkalis Taufik Hidayat, ditandai dengan penyulutan api perdana lampu colok.II Safrizal

Editor: Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya