Massa aksi FKMP Palas saat unjuk rasa di depan Kejatisu. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Forum Komunikasi Mahasiswa Pemerhati Padang Lawas (FKMP PALAS) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) agar mengusut dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dipakai untuk orientasi Majelis Pembimbing Gugus Depan Pramuka (mabigus) se-Kabupaten Padang Lawas.
Menurut Koordinator Aksi Rukiman Daulay, Senin (8/9/2025) siang mengungkap bahwa Ketua Kwarcab Padang Lawas diduga memanfaatkan agenda penting ini dengan melakukan pungutan liar sebesar Rp5 juta dari setiap Mabigus.
”Kamk menuntut pengusutan dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mereka laporkan terkait kegiatan Orientasi Mabigus se-Kabupaten Padang Lawas, yang diselenggarakan oleh Kwarcab Padang Lawas,” ungkapnya.
Padahal, gerakan Pramuka harusnya bersih dari Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Adanya dugaan KKN ini melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pramuka, serta tidak sesuai dengan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka.
Untuk itu, massa akasi mendesak Kejatisu membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus ini, dan segera memeriksa serta menangkap pihak-pihak yang terlibat menerima aliran dana ini.|| Prasetiyo
