AKTUALONLINE.co.id- DeliSerdang–
Gawat ulah ASN Dinkes Deli Serdang yang melakukan kampanye secara terang terangan terjadi lagi. Belum lagi lupa akan oknum camat pakam yang terlibat dalam pembagian sembako ke warga, kini viral di tik tok, kini ASN yang menjabat sebagaiĀ kapus (kepala puskesmas) hamparan perak melakukan kampanye terhadap calon bupati 02 Asriludin tambunan yang berpasangan dengan Lom Lom Suwondo di perwiritan warga.
Dalam video berdurasi 5 menit kepala puskesmas hamparan perak dr Dina salaswati selain menjual agama juga dokter ini mengakui dalam melaksanakan tugas dirinya selalu mendapat musibah karena banyaknya warga yang berobat padahal itu merupakan tugas yang mulia sesuai dengan sumpah dan janji sebagai asn.
Selain itu juga, oknum kapus ini mengakui bahwa berobat gratis memakai kartu Indonesia sehat memakai dana pribadi dia padahal itu gratis yang di bayari negara.” Ini kapus harus diberikan saksi tegas kalau bila perlu di pecat karena melanggar aturan ASN .” Bilang Ijal salah satu ASN yang terkejut dengan video ASN yang berkampanye dengan calon bupati dynasti.
Usai mengumbar kata kata kebohongan, selanjutnya oknum kapus ini membagi bagikan kartu calon bupati no 2 dan mengajak warga untuk 27 november 2024 agar mencoblos 02 yang dapat memperjuangkan berobat gratis bagi masyarakat sambil membagikan kartu nama calon bupati Deli Serdang 02 serta contohĀ alat peraga guna melakukan pencoblosan.
Menanggapi hal itu ketua Kwupds Deli Serdang sawaluddin lubis mengakui heran dengan pernyataanĀ oknum kapus ini.” Ini manusia atau bodat sudah melanggaran aturan kok beraninya dia berkampanye dan mengakui kartu kis itu dibayarnya kan ini pembohong kepada warga.
Jadi ibu kapus,Ā jangan bohongi warga biar ibu tau warga saat ini bukan bisa dibodoh bodohi lagi karena sudah banyak pengetahuan yang mereka dapat baik dari medsos atau yang lainnya dan ibu harus bertobat kalau tidak ASN bisa ibu makan makanya jaga netralitas ASN itu karena ibu di gaji negara bukan untuk kampanye akan tetapi melayani masyarakat sesuai ilmu yang ibu miliki.” Keluar aja ibu dari ASN masuk partai politik kalau ibu mau berpolitik.” Bebernya.gom
