Golkar berpeluang raih 2 kursi DPR RI Sumut 2
AKTUALONLINE.co.id MEDAN ||| Mantan Ketua MKGR Sumut Yan Max SH menyebut kehadiran Fitri Krisnawati Tandjung sebagai Caleg DPR RI memberikan energi positif bagi Partai Golkar di Sumut dalam menghadapi Pileg 2024. Sosok Fitri sebagai putri sulung Akbar Tandjung akan menjadi magnet bagi para pengurus partai, kader, simpatisan bahkan masyarakat luas untuk menggunakan hak pilihnya dan ini berdampak signifikan bagi perolehan suara Partai Golkar di Sumut.
“Wajar saja jika kita sebagai kader partai merasa terpanggil untuk ikut berjuang mensosialisasikan dan memenangkan Fitri. Saya sendiri akan turun gunung mengingat Fitri ini adalah putri kandung dari tokoh nasional kita Pak Akbar Tandjung yang jasanya sungguh luar biasa bagi Partai Golkar,” ucapnya kepada wartawan di sela-sela pertemuannya dengan Akbar Tandjung, Kamis (16/2) di Medan.
Yan Max SH menyebut seluruh kader Partai Golkar tak akan melupakan perjuangan Akbar Tandjung mempertahankan eksistensi partai di awal orde reformasi yang kala itu diwacanakan untuk dibubarkan.
Akbar dengan kesabaran, ketenangan dan ketangguhan mampu menghadapi cibiran dan syakwasangka negatif publik hingga Golkar urung dibubarkan.
“Kini beliau di usia 78 tahun mengemban tugas sebagai ketua dewan kehormatan dan masih terus ikut berjuang dengan mengunjungi kader-kader di sejumlah daerah di Indonesia. Pak Akbar ini tokoh guru yang wajib kita hormati dan agungkan,” ucapnya.
Berkaitan dengan itu, Yan Max berharap setiap kader partai juga ikut tergerak dan punya militansi untuk memenangkan putri sulung mantan ketua umum Partai Golkar tersebut.
“Apalagi Fitri Tandjung akan berkontestasi di Sumut 2. Itu kan juga daerah pemilihan asal kelahiran Akbar Tandjung Tapteng/Sibolga. Kita berharap di dapil ini bisa mengantarkan 2 kadernya ke DPR RI karena selain Fitri terdapat juga caleg berpotensi lainnya,” ucap Yan Max.
Apalagi, ia melihat Fitri Tandjung yang saat ini duduk di kepengurusan DPP Partai Golkar tidak semata mengandalkan nama besar Akbar Tandjung. Fitri sebagai politisi perempuan dinilainya memiliki kecerdasan dan kepekaan serta insting politik yang tinggi.
Hal itu katanya tidaklah datang begitu saja tetapi berdasarkan latar belakang pengalaman. Sebagai putri politisi, Fitri sejak kecil sudah terbiasa melihat perdebatan para politisi di kediaman orang tuanya yang sedikit banyak mewarnai cara berfikir, kepekaan dan insting politiknya.
Sedangkan sebagai alumni universita USA dan berbekal pengalaman belasan tahun sebagai tenaga pendidik maupun instruktur pendidikan yang telah mengunjungi sejumlah sekolah di wilayah Indonesia, tentu Fitri punya bekal yang sangat cukup untuk duduk sebagai wakil rakyat di senayan ||| Red
