AKTUALONLINE co.id TULUNGAGUNG |||
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Campurdarat menggelar Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, 27 Rojab 1444 Hijriyah, untuk meningkatkan kwalitas ibadah sholat menuju generasi muda yang berakhlakul kharimah, bertempat di Masjid Jami’ Baitul Makmur Campurdarat, Tulungagung, Selasa (14/2/2023).
Acara diisi dengan tausiah dari ustadz KH. Anang Musin dari pondok pesantren Fattahiyyah Miren dan penampilan hadrah dari para siswa SMPN 2 Campurdarat dan acara lainnya.
Kegiatan diikuti Kepala SMPN 2 Campurdarat, Sri Wahyuni M. Pd, Bapak-Ibu guru yang ada di SMPN 2 Campurdarat dan seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, 9.
Kepala SMP Negeri 2 Campurdarat, Sri Wahyuni, melalui guru PAI (Pendidikan Agama Islam) yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara kegiatan tersebut, Ahmad Tohir M.Pd. I., mengatakan dalam rangka peringatan Isra Mi’raj SMPN 2 Campurdarat membawa anak-anak didiknya biar semakin paham dan meningkat imannya dalam melakukan sholat lima waktu dengan tertib.
“Agar anak-anak usia SMP tidak malas untuk melakukan sholat maka hari ini di bawa ke masjid, biar lebih dekat langsung merasakan manfaat acara ini,” tuturnya.
Makna yang diambil, dikatakannya, dari acara Isra Mi’raj ini untuk menanamkan kepada anak-anak tentang peristiwa isra mi’raj yang diluar akal manusia, tapi bagi Allah SWT mampu memberangkatkan, menjalankan hambanya yaitu Nabi Muhammad SAW.
Isra Mi’raj merupakan perjalanan Nabi Muhammad untuk mendapatkan perintah shalat lima waktu dari Allah SWT yang di tempuh dalam satu malam, yaitu dari Masjidil Haram, Makah menuju Masjidil Aqsa, Yerusalam, kemudian naik ke Sidratul Muntaha atau langit ketujuh.
“Ini biar dipahami oleh anak-anak ternyata Allah Maha segalanya, sehingga meningkatkan rasa yakinnya anak kepada Allah SWT,” terang Ahmad Tohir.
“Inilah yang ditanamkan di SMPN 2 Campurdarat sehingga bisa memaknai, memahami tentang adanya peringatan Isra Mi’raj,” imbuhnya.
Ia berharap, setelah acara ini anak-anak semakin meningkat imannya, ketakwaannya, amalnya, kemudian dengan ringan mampu mengamalkan sholat lima waktu dan berakhlak mulia.
Ia menambahkan, walaupun bukan dilingkungan pondok pesantren ataupun kemenag kami punya niat yang kuat untuk mensi’arkan islam di SMPN 2 Campurdarat.
Sementara itu ustadz KH. Anang Muhsin mengatakan, banyak sekali makna Isra Mi’raj yang bisa kita ambil, diantaranya adalah upaya untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan akhlakul kharimah, yang masalah ibadahnya dan kebersihan hatinya, kemudian menjelaskan kepada kita semua bahwa Allah SWT itu maha Kuasa atas segala sesuatu, yang memperjalankan hambanya dalam waktu yang singkat dalam jarak yang begitu jauh, nanti ini akan semakin menguatkan iman kita kepada Allah SWT sehingga ke depan kita betul-betul memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT akan kekuasaannya.
“Tidak ada yang mustahil jika Allah SWT menghendakinya,” ucapnya.
“Semoga dengan peristiwa Isra Mi’raj ini nanti para anak-anak ini lebih semangat sholat lima waktunya, melakukan perintah Allah SWT kemudian akhlakul kharimah hendaknya lebih meningkat dari peristiwa Isra Mi’raj ini,” Harapnya. ||| Dodik
Editor : Zul
