AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Menyikapi adanya wabah Chikungunya yang menyerang ratusan warga, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung sampaikan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangannya.
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Tulungagung, Wabah penyakit yang disebabkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti ini, tercatat, hingga pada Jumat (27/1) telah terjadi sebanyak 100 kasus, kasus muncul mulai Desember kemarin di desa Gilang, kecamatan Ngunut. Kemudian desa Jatimulyo, dan desa Pulosari.
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, dr. Kasil Rochmad menyarankan kepada masyarakat agar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara periodik minimal seminggu sekali.
Selain itu, dr. Kasil juga mengatakan saat ini pihak Puskesmas terdekat telah memberikan pengobatan untuk mempercepat proses penyembuhan.
“Petugas Dinkes juga sudah melakukan fogging di sekitar rumah warga yang terjangkit chikungunya,” terang dr. Kasil, Jumat (27/1/2023).
Kasil menambahkan, Petugas juga membagikan bubuk abate yang efektif membunuh nyamuk yang bersarang di sumur maupun bak mandi, pengasapan atau fogging juga dilakukan untuk membasmi nyamuk dewasa.
“Dengan upaya-upaya tersebut diharapkan serangan penyakit chikungunya dapat berkurang dan warga dapat beraktivitas normal kembali.” Pungkasnya. ||| Dodik
Editor : Zul
