AKTUALONLINE.co.id ACEH SINGKIL |||
Sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa yang membutuhkan, UPTD SPF SMPN 1 Singkil Utara menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada 25 orang siswa yatim dan piatu. Acara ini berlangsung di halaman sekolah pada pagi hari dan dihadiri oleh 
Bantuan yang diberikan berupa beras 10 kg, gula pasir 1,5 kg, satu botol sirup, serta sejumlah uang tunai. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala SMPN 1 Singkil Utara, Suardi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sekolah terhadap siswa yang membutuhkan serta sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap semangat dalam menempuh pendidikan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai rumah kedua bagi para siswa. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit 
Para siswa yang menerima bantuan tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak sekolah. Salah seorang siswa yang mewakili penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kepala sekolah dan para guru. “Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Sekolah dan semua guru yang telah peduli kepada kami,” ujarnya dengan penuh haru.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk para guru dan staf sekolah yang turut hadir dalam acara tersebut. Salah satu guru menyampaikan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. “Kami berharap program seperti ini bisa menjadi agenda rutin, sehingga semakin banyak siswa yang mendapatkan manfaat. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu peduli terhadap sesama,” katanya.

Dengan adanya program ini, UPTD SPF SMPN 1 Singkil Utara berkomitmen untuk terus mendukung kesejahteraan siswa, baik dalam bentuk bantuan sosial maupun program pendidikan lainnya. Sekolah berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara pihak sekolah dan siswa serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan peduli terhadap sesama.
Diharapkan, aksi sosial ini juga dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut serta dalam upaya membantu mereka yang membutuhkan, khususnya dalam dunia pendidikan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, generasi muda diharapkan dapat tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan dan empati yang kuat. ||| Gunawan




