Today

Mahasiswa UMN Al Washliyah,Giat Tanam Pohon di Desa Lubuk Sidup Pasca Banjir

Zul Aktual

AKTUALONLINE.co.id ACEH TAMIANG |||
Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai agen perubahan di lingkungan akademik, tetapi juga sebagai penggerak pemulihan lingkungan di tengah masyarakat. Hal inilah yang diwujudkan oleh Tim Program Mahasiswa Berdampak (PMB) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah melalui kegiatan penanaman bibit pohon di Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari upaya pemulihan wilayah pascabencana banjir bandang.

Kegiatan penanaman bibit dilaksanakan pada Jum’at, 06 Maret 2026, sebagai tindak lanjut dari program reaktivasi lingkungan yang sebelumnya dilakukan. Penghijauan ini bertujuan untuk memperkuat struktur tanah, mengurangi risiko longsor di masa mendatang, serta memulihkan kondisi ekologis wilayah yang terdampak bencana.

Adapun jenis bibit yang ditanam meliputi Matoa. Durian, Mangga Ketiga jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga mampu menahan erosi tanah, sekaligus memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan jangka panjang bagi warga Desa Lubuk Sidup.

Penanaman bibit dilakukan secara gotong royong oleh Tim Program Mahasiswa Berdampak Himpunan Mahasiswa Jurusan/Prodi (HMJ) bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan partisipatif yang menjadi prinsip utama Program Mahasiswa Berdampak, di mana mahasiswa dan masyarakat bekerja bersama sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Program Mahasiswa Berdampak sendiri merupakan program yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan fokus pada pengembangan solusi berbasis kebutuhan masyarakat serta penguatan ketahanan sosial dan lingkungan di daerah terdampak bencana.

Melalui kegiatan penanaman bibit pohon ini, HMJ Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah berharap dapat berkontribusi dalam membangun kembali keseimbangan lingkungan di Desa Lubuk Sidup, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana jangka panjang.

READ  Bank Aceh Cabang Kuala Simpang Serahkan Zakat Ke Baitul Mal Aceh Tamiang

Masyarakat Desa Lubuk Sidup yang sebagian besar petani berharap bisa kembali beraktifitas untuk memenuhi kebutuhan perekonomian mereka. Masyarakat sangat membutuhkan peralatan dan sarana prasarana untuk mengolah kembali lahan mereka. Masyarakat juga membutuhkan bantuan bibit dan pupuk untuk dapat berproduksi atau berbudidaya kembali lahan-lahan mereka yang hancur dan rusak akibat bencana banjir bandang.

Kegiatan penamaman lahan pasca bencana dilakukan bersama mitra kelompok tani Lubuk Madu Sembilan di Desa Lubuk Sidup. Bibit pohon ditanam pada lahan kebun mitra yang rusak akibat bencana banjir. Bibit pohon yang ditanam berupa bibit pohon durian, mangga dan matoa. Pemilihan bibit berdasarkan pemintaan dari mitra. Ketiga bibit sesuai dengan kondisi lahan di daerah pasca bencana, selain itu tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga dapat menghidupi perekonomian keluarga.

Proses penanaman dilakukan mulai dari penggalian lobang dengan ukuran 60 cm x 60 cm. Tinggi lobang sekitar 60 cm sampai dengan 80 cm. Jarak tanam atau lubang sekitar 5 meter sampai dengan 6 meter. Lobang di beri pupuk kandang sebelum bibit dimasukan. Setelah didiamkan selama 1 sampai 2 hari bibit dimasukan atau ditanam kelobang. Terakhir bibit yang telah ditanam diberi pagar untuk pengamanan dari hewan pengganggu.
||| Zul

 

Editor : Zul
Sumber : Leni Handayani (Dosen Fakultas Pertanian UMN Al-Washliyah)

Related Post