Today

Lubang Mirip Gua Menganga di Kanal Medan Flood Control

TM

Tampak Lining Kanal Marindal usai pengangkatan Sedimentasi beberapa waktu lalu, tampak lubang besar menganga, Jumat (9/10/2026). (Foto : Aktual Online)
Tampak Lining Kanal Marindal usai pengangkatan Sedimentasi beberapa waktu lalu, tampak lubang besar menganga, Jumat (9/10/2026). (Foto : Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.id–Medan ||| Kondisi struktur pembatas (lining) kanan dan kiri Kanal Medan Flood Control (MFC) kini memprihatinkan. Meski baru selesai beberapa bulan yang lalu dikerjakan oleh pihak kontraktor, sejumlah titik dinding kanal justru tampak hancur lebur dan meninggalkan lubang besar menganga menyerupai gua, Kamis (8/10/2026).

Kerusakan serius pada dinding penahan air tersebut memicu kecemasan warga yang bermukim di sekitar bantaran kanal. Pasalnya, memasuki akhir tahun dengan intensitas curah hujan yang mulai meningkat, debit air dipastikan memuncak dan berpotensi merubuhkan struktur kanal.

“Bahaya kali ini, apalagi menjelang akhir tahun biasanya hujan sering datang. Kami khawatir tembok kanal ini ambruk dan berdampak ke pemukiman. Kami juga tidak tahu harus mengadu kepada siapa,” ungkap Tumpal, salah seorang warga kawasan kanal.

Pertanyakan Transparansi Anggaran Pemeliharaan 2026

Munculnya rongga besar pada dinding kanal tersebut memantik sorotan publik terkait efektivitas dan hasil pelaksanaan proyek pemeliharaan MFC Tahun Anggaran 2026. Masyarakat mendesak transparansi dari pihak pengelola mengenai besaran anggaran, volume pekerjaan, hingga kriteria teknis pemeliharaan yang telah dialokasikan.

Publik mempertanyakan apakah titik kerusakan parah tersebut masuk dalam skema pemeliharaan tahun ini atau justru luput dari perencanaan. Jika masuk dalam lingkup pemeliharaan, kualitas pengerjaan kontraktor patut dievaluasi secara menyeluruh.

Saat dikonfirmasi mengenai temuan lubang menganga serta realisasi anggaran pemeliharaan MFC 2026 yang mendekati akhir tahun anggaran, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Indro, Jumat (9/10/2026) belum memberikan penjelasan resmi.

Keterbukaan informasi terkait penggunaan dana pemeliharaan yang bersumber dari uang rakyat—terlebih jika bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah—sangat penting dilakukan guna memastikan kesesuaian antara anggaran yang dikucurkan dengan kualitas fisik pembangunan di lapangan. |||Togi Manurung

READ  dr Faisal Arbie Desak Dinas SDABMBK Medan Perbaiki Drainase di Medan Deli

Related Post