AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Cahaya Kemenangan Prabowo (Cakep) Sumut Jauli Manalu menilai Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri ‘sok keras’ (pura-pura tegas) terhadap kebijakan penertiban rumah yang dilakukan oleh Bupati Dei Serdang dr. Asri Ludin Tambunan di Tirtadeli Desa Tanjung Garbus Kecamatan Lubuk Pakam beberapa waktu lalu.
Padahal, menurut Jauli Manalu, Zakky Shahri ‘melempem’ (red. tidak bernyali dan tidak berbuat apa-apa) atas pengusiran paksa yang dilakukan oleh PT. Ciputra terhadap ribuan masyarakat di berbagai tempat di Deli Serdang dengan alasan proyek Deli Megapolitan Citraland.
Bahkan, Zakky Shahri diduga ikut dalam mufakat jahat proyek Deli Megapolitan Citraland dengan menyetujui perubahan RTRW, serta melonggarkan pengawasan terhadap pelanggaran proyek yang dibangun di kawasan Deli Serdang.
”Pernyataan saya ini muncul setelah membaca berita soal Ketua DPRD Deli Serdang menyebut Bupati sakiti rasa keadilan. Bapak janga lupa kasus Citraland. Bapak yang mengesahkan perubahan RTRW. Membiaran masyarakat pribumi diusir paksa oleh Ciputra. Tanah negara di wilayah bapak saja tidak diurus,” ungkapnya keras, Selasa (12/5/5206) siang.
Bukan ingin membela Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan, namun Jauli Manalu mendesak Ketu DPRD Zakky Shahri tidak memanfaatkan momen ini untuk menjadi pahlawan dan segera mempertanggungjawabkan nasib ribuan masyarakat yang telah kehilangan hak atas lahannya.
Jika tidak sanggup, maka sebaiknya Zakky mundur dari kursi dewan maupun pengurus partai Gerindra, agar tidak mencederai nama baik Presiden Prabowo, daripada harus mencecar kerja Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan.
Sementara itu, Zakky Shahri sendiri belum memberi komentar apapun terkait komentar yang dilontarkan Ketua Cakep Sumut Jauli Manalu kepadanya. || Prasetiyo
Ketua DPRD ‘Sok Keras’ ke Bupati Deli Serdang Soal Pembongkaran Rumah di Pakam, Tapi ‘Melempem’ Waktu PT. Ciputra Usir Paksa Ribuan Masyarakat




