Today

Gara Gara Terlilit Utang, oknum Anggota Sabhara Polresta Deli Serdang Bunuh Nenek Nenek Karena Ingin Menguasai Hartanya

GOM SIRAIT

 

Aktualonline.co.id -DeliSerdang

Ternyata motif RF (23) anggota Polri Yang bertugas di Sabhara Polresta Deli Serdang diketahui merupakan pelaku pembunuhan terhadap nenek Nurlis (70) warga Dusun IV Desa Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa yang ditemukan tewas di rumahnya, Jumat (31/7/2026) akibat ingin menguasai harta miliknya dan disebutkan akibat utang melilitnya.

Menurut informasi yang dikumpulkan aktual online.co.id pelaku merupakan masih tetangga korban dan hanya berjarak beberapa puluh meter aja.

Lahir dari anak seorang anggota polri, FS dikenal memiliki pergaulan yang cukup bagus karena sebelum menjadi anggota polri, FS ini terkenal sopan dan ramah dalam bergaul serta sehari harinya orang yang tak merokok sehingga saat mendaftar jadi anggota polri 2023 dan diterima masyarakat gak begitu heran dengan hal itu.

Selain bergaul ramah dan ternyata mobil milik pelaku tersebut setiap harinya parkir di halaman rumah korban sehingga hal itu bukan rahasia umum lagi bagi warga untuk megetahuinya.

Begitu korban diketahui meninggal karena dibunuh, tim jatanras polsekntanjung Morawa di bantu tim Polresta Deli Serdang gerak cepat mengungkap dalang di balik pembunuhan ini.

Berdasarkan rekaman cctv , selanjutnya diketahui pelaku di curigai pelakunya karena pada saat kejadian mondar mandir dilokasi itu

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, Pelaku ditangkap setelah polisi mempunyai bukti-bukti, Senin (3/7/2026). Saat ini pelaku pun sedang menjalani pemeriksaan di ruang Unit 1 Satreskrim Polresta Deli Serdang.

Informasi yang dihimpun pelaku berinisial RF (23) dan merupakan anggota polisi berpangkat Bripda yang bertugas di Sabhara Polresta Deli Serdang.

Ia merupakan lulusan Bintara angkatan 2021. Di Januari 2027 rencananya ia akan diusulkan untuk naik pangkat menjadi Briptu.

READ  Hendra DS Minta Ada Pengawasan Penggratisan Retribusi Parkir Tepi Jalan

Rumahnya hanya berjarak beberapa meter dengan rumah korban. RF juga merupakan anak dari seorang pensiunan polisi. Bapaknya disebut warga pernah menjabat sebagai Kapolsek Pakkat di wilayah Humbahas.

Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral yang dikonfirmasi wartawan membenarkan soal penangkapan RF ini. Namun demikian dirinya belum bersedia berkomentar banyak. Belum ada disampaikan apa motif korban melakukan pembunuhan.

“Iya benar sudah ditangkap. Benar personil (anggota polisi). Selebihnya sama humas ya,” kata Kompol Muhammad Isral seperti dilansir dari wartawan.

Kepala Dusun IV Desa Punden Rejo, Hariadi yang diwawancarai mengaku sudah mendengar soal penangkapan RF ini. Ia mengaku pertama kali dikabarin oleh Bhabinkamtibmas. RF diamankan saat masih berada di kantornya.

“RF ini masih lajang, bapaknya orang Lubuk Pakam aslinya tapi tinggal di Punden Rejo sudah lama termasuk korban juga sudah puluhan tahun tinggal di sini. Malam itu (malam kejadian) kata yang lihat CCTV dia (RF) mondar mandir,” kata Hariadi.

Ironisnya, polisi dapat mengungkap kasus ini berkat rekaman CCTV di rumah RF.

Saat itu polisi curiga karena ada satu titik kamera CCTV yang mengarah ke rumah korban tapi dalam kondisi rusak. Sementara CCTV yang lain dalam posisi aktif.

Dari rekaman CCTV ini kemudian polisi mengintrogasi RF. Awalnya RF sempat berdalih namun setelah ditanyai lebih lanjut akhirnya mengakui perbuatannya.

Diketahui kalau selama ini orangtua RF menempatkan mobil pribadinya di ruang garasi rumah korban.

Sekedar mengingatkan saja, Awalnya warga heran karena korban yang selama ini tinggal seorang diri tidak kunjung terlihat.

Karena penasaran, warga kemudian membuka rumah korban.

“Iya (Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah) di dalam rumahnya. Diduga korban pembunuhan. Korban tinggal seorang diri di rumahnya dan ditemukan dalam kondisi bersimbah darah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

READ  Muka Tembok, Istri Calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang 02 Tanpa Diundang Hadiri Wirid Akbar Ibu-Ibu se-Kecamatan Tanjung Morawa

Personel Satreskrim Polres Deli Serdang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan medis guna kepentingan penyidikan.gom

Related Post