Today

Muka Tembok, Istri Calon Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang 02 Tanpa Diundang Hadiri Wirid Akbar Ibu-Ibu se-Kecamatan Tanjung Morawa

GOM SIRAIT

AKTUALONLINE.co.id – Deli Serdang || Memalukan, istri calon dan wakil calon bupati Deli Serdang yang tidak pernah berbuat dan dikenal orang sekalipun datangi wirid Akbar kalangan ibu-ibu se-Kecamatan Tanjung Morawa. Akibat tingkahnya ini bukannya pujian yang datang malah sebaliknya menjadi cibiran kasihan.

Buktinya, untuk mendapat simpati dari ibu-ibu perwiritan,  istri calon pendatang ini nimbrung di acara orang lain tanpa diundang ataupun pemberitahuan hingga menjadi cibiran. Ironisnya lagi, gerombolan ini diberi slogan “ibu-ibu putus urat saraf”.

Ceritanya begini, Rabu (13/11)2024) yang lalu ibu-ibu perwiritan melakukan pengajian Akbar yang setiap tahun dilaksanakan.

“Ini yang wirid dan hadir ibu ibu yang ada di kecamatan Tanjung Morawa dan setiap tahunya wirid dilaksanakan sesuai jadwal yang telah di tetapkan panitia,” terang salah seorang panitia.

Anehnya, dalam wirid tersebut tiba-tiba muncul segerombolan ibu yang diantaranya gerombolan adalah dr. Jelita br Siregar yang merupakan istri Asriludin Tambunan serta Asniar AMD yang merupakan istri Lom Lom Suwondo di lokasi wirid Akbar tersebut.

Begitu gerombolan tersebut tiba, mereka melakukan provokasi dengan melakukan selfi tangan 2 jari hingga membuat mereka jadi sorotan ibu-ibu lain karena tak kenal siapa mereka ini.

Karena tak ada yang kenal ke mereka, sontak gerombolan ini menjadi bahan gunjingan di tengah-tengah lokasi. Akibatnya, suasana yang awalnya tenang mulai ribut akibat aksi yang mereka lakukan guna memprovokasi suasana tersebut.

“Kalau mereka mau gabung harusnya terdaftar dulu sebagai anggota perwiritan yang ada di kecamatan Tanjung Morawa ini dan bukan asal datang seolah olah mereka sebagai anggota,” celetuknya.

Setelah diketahui bahwa gerombolan ibu-ibu tersebut ternyata istri dan calon serta wakil bupati Deli Serdang akhirnya malu sendiri.

READ  ASN Dinkes Deli Serdang Jadi Ajang Pemerasaan Demi Memaksakan Oknum Kadis Agar Populer Di Masyarakat

“Waduh makanya jangan mau gabung tanpa bukan anggota malu kan jadinya,” terang ibu-ibu yang datang di lokasi tersebut.

Guna menutupi rasa malu tersebut, kemudian gerombolan ini melakukan foto bersama seakan akan acara ini merupakan dukungan kepada suami mereka yang akan bertarung menjadi bupati Deli Serdang.

Sementara itu, Ketua wirid Akbar sekecamatan Tanjung Morawa Nuriah  meyesalkan adanya tamu tak di undang datang di dalam acara ini sehingga membuat malu para panitia dan anggota.

“Acara ini sudah 35 tahun dan tiap 2 bulan sekali dilaksanakan  l dan murni untuk umat tanpa ada kepentingan apapun di dalamnya. Jadi, kami sebagai panitia mau menangis melihat acara yang selama ini dilakukan dengan hikmat dan kekompakan akibatnya, ternoda oleh oknum oknum yang tak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Katanya lagi, rusaknya acara ini pihak yang paling bertanggung jawab yaitu kepala desa karena tanpa ada kordinasi kepada panitia oknum kepala desa ini mengundang gerombolan tersebut yang di dalamnya istri calon dan wakil bupati no urut 2.

“Jangan jual acara ke agamaan ini demi kepentingan karena acara ini dilakukan tidak ada  dukungan apapun dan sifatnya murni keagamaan,” tegasnya.

Selain itu, diterangkannya panitia Tidak ada membuat  undangan dari pengajian akbar untuk para paslon yg manapun, karena pengajian akbar tidak boleh digunakan untuk kampanye, pengajian akbar murni mempersatukan umat dalam wadah silaturrahmi, pengajian akbar sudah lama berdiri.

Bermula namanya pengajian massal dan sejak tahun 2000 menjadi pengajian akbar kaum ibu sekecamatan Tanjung Morawa, mulai berdirinya pengajian ini tidak pernah mengundang calon manapun, dalam hal ini pengajian di desa Dagang Kerawan kemarin hanya kepala desa Dagang Kerawan mengambil kebijakan sendiri tanpa ada konfirmasi ke Pengajian akbar, dan hal ini sangat kami sesalkan.

READ  Diadakan Sederhana, Perayaan HUT Gereja Pentakosta Ke-84 Penuh Hikmad dan Sukacita

“Kami tegaskan lagi kehadiran Bu pepen yang merupakan istri dari pasangan calon bupati no 3 Yusuf Siregar walaupun ibu itu tak di undang, dia wajib datang karena ibu tersebut merupakan pendiri dan  pengurus di dalam perkumpulan wirid ibu ibu sekecamatan Tanjung Morawa dan itu di bentuk sewaktu ibu tersebut menjabat sebagai ibu ketua Dharma Wanita  dan bukan seperti mereka itu asal datang aja,” tutupnya. || Gom

Related Post