Aktualonline.co.id|| Deliserdang
Gawat minus 5 menjelang hari raya idul fitri 1445 H pns yang ada di lingkungan pemkab deli serdang hingga kini belum terima tunjangan hari raya (THR) padahal Pemerintah sudah menetapkan thr wajib diberikan H minus 10 sebelum lebaran.
Informasi yang dikumpulkan aktual online.co.id, jumat (5/4/2024) bahwa hingga kini THR dan TPP, Rapel kenaikan gaji 8% hingga kini belum juga di cairkan dampaknya kalangan pns menjadi resah.” Gawat ini bang mana mau lebaran thr belum cair mama kebutuhaan besar dampaknya pusing tujuh keliling bang karena cuan itu menjadi harapan besar untuk menutupi pengeluaran.” Bilangnya.
Lambatnya thr dan lainnya belum dicairkan informasinya guna menutupi hutang pemkab terkait proyek 2022 dan 2023 yang hingga kini belum di cairkan serta maraknya korupsi yang terjadi di tubuh plat merah ini serta sama sekali tak tersentuh oleh hukum.” Kalau ada yang mereka tangkap itu hanya tumbal aja.” Paparnya.
Keterlambatan pembayaran THR yang terjadi di pemkab deli serdang menjadi buah bibir dikalangan keluarga pns apalagi cuti bersama sudah di depan mata.” Memang gila bupati deli serdang ini bang uang kami kok mereka tahan tahan itukan uang keringat kami kalau memang ada utang pemkab deli serdang terkait proyek itukan anggarannya sudah ada kalaupun gak dibayar berakti ada korupsi di situ dan kenapa kami yang terkena imbasnya.” Sebut para asn yang mulai panik dampak thr mereka tak kunjung diberikan.
Seperti di dinas pendidikan kalau ditanya ke bendahara dinas mereka beralibi cuannya sudah diserahkan ke kordinator kecamatan dan itu hanya bulsit saja karena kordinator kecamatan juga tak tau soal dana thr tersebut inikan sengaja dilakukan.”. Jangan karena kami pns jadi mereka suka suka dan ini bukan uang pribadi bupati melainkan pemberian negara kepada kami .” Sebut para pns.
Selain dinas pendiidikan dinas kesehatan serta dinas lainnya tak jauh beda selain hanya di iming imingi pembayaran juga digertak agar hal ini jangan diketahui lihak lain apalagi wartawan mengigat informasinya dana tersebut akan digunakan untuk membayar utang pemkan kepada pemborong mengigat masa aktif bupati hanya menghitung hari saja.” Mereka yang korupsi kok cuan kami yang ditumbalkan ini gak benar namanya.” Celoteh mereka.
Tentu saja yang anehnya pns aktif hingga kini belum juga di cairkan sedangkan pensiunan sudah cair malah sudah satu minggu yang lalu kok yang aktif gak cair malah yang pensiunan yang sudah cair ini namanya pembodohaan besar besaran.
Ketika dikonfirmasikan kepada bendahara penkan deli serdang Thomas Harahap melalui telepon seluler hingga berita ini diturunkan gak berani menjawab walau dilakukan melalui pesan wasapp akan tetapi hingga berita ini diturunkan juga belum membalas.gom




