AKTUALONLINE.co.id JAKARTA |||
Terkait dengan adanya informasi diperoleh wartawan bahwa di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta terhadap masyarakat yang akan mengurus berbagai administrasi di Disdukcapil dan jajarannya “mengecewakan” dan tidak puas dengan pelayanan di dinas tersebut membuat wartawan coba melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta Budi Awaluddin baru-baru ini.
Namun sesampainya di Kantor Disdukcapil DKI Jakarta, Wartawan AKTUAL mengalami kendala dan sepertinya “dibola-bola” dengan diminta untuk menghadap ke receptionist yang ada di kantor tersebut dan kemudian receptionist baru menginformasikannya ke Kadis Disdukcapil DKI Jakarta.
Setelah prosedure diiikuti Kontributor dan Wartawan Aktual maka sang Receptionist mendatangi Wartawan dengan mengatakan Kadis Dukcapil sedang sedang rapat internal.
Setelah menunggu 1 jam lebih akhirnya Kontributor dan Wartawan Aktualonline.co,id akhirnya menghubungi sang Kadis namun tidak diangkat. Begitu juga dengan pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp (WA) terlihat pesan terkirim dan dibaca namun tidak dibalas.
Sementara hal serupa juga pernah terjadi di salah satu Kasudin yang ada di wilayah, saat Kontributor Aktualonline.co.id akan melakukan konfirmasi dikatakan Kasudin tidak berada di kantor.
Namun setelah Wartawan Aktualonline.co.id memberanikan diri masuk ke ruangan Kasudin ternyata Kasudin ada di dalam ruangannya. Akhirnya Kasudin tersebut mohon maaf karena dia tahu kalau Jois itu salah satu wartawan,dan Kasudin tersebut mengatakan jangan bawa ke hati ya bang,sy minta maaf.
Terkait “sulitnya” wartawan menjumpai Kadis dan Kasudin di wilayah DKI Jakarta khususnya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) teruang pemikiran jika wartawan saja sulit menemui para petinggi di Dukcapil bagaimana lagi dengan warga biasa ? mungkin tidak diopeni.
Sementara begitu juga peraturan dan aturan yang dibuat Pemda dan kantor-kantor intansi pemerintah kalau tamu tidak boleh menghadap memakai sandal jepit yang sehari-hari dipakai ke pasar atau kamar kecil,itu juga didapat wartawan Aktualinline.co.id di Kantor Dinas Dukcapil terlihat salah seorang disinyalir kalau oknum tersebut merupakan karyawan atau staff dari Dinas Dukcapil memakai sendal jepit diruangan resepsionis dan berbincang-bincang dengan karyawan lainnya (seperti terlihat dalam gambar).
Sementara sesuai peraturan pemerintah,tugas dan fungsi pejabat adalah melayani dengan sikap yang baik,sebab para pejabat digaji Negara dari uang pajak rakyat,kalau semua pejabat seperti ini, bisa rusak negara ini,apa harus atasannya lagi yang datang baru mereka mau menemuinya,contoh misalnya Gubernur yang datang mengunjungi baru mereka hormati ? Jadi tolong Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono agar pejabat yang “enggan” untuk ditemui wartawan dan warga agar dievaluasi ulang terkait kedudukannya sebagai pejabat di satu lembaga di Pemerintahan, ungkap salah seorang warga kepada Kontributor Aktualonline.co.id.***
Kontributor : C.Simorangkir/Jois
Editor : Zul




