Today

Ada Oknum Tokoh Adat di Pusaran Tambang Emas Ilegal Pasaman 

Prase Tiyo

Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)
Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)

#Edisi38

AKTUALONLINE.co.id – Sumatera Barat || Raungan alat berat yang mengoyak aliran sungai di Pasaman nyatanya bukan rahasia lagi bagi warga sekitar. Operasi tambang emas ilegal ini berjalan mulus, seolah mendapat karpet merah. Publik pun bertanya-tanya, bagaimana ekskavator raksasa bisa melenggang bebas masuk ke tanah ulayat yang hukum adatnya terkenal ketat.

Jawabannya mulai mengerucut pada dugaan keterlibatan oknum tokoh adat. Alih-alih menjaga kelestarian alam dan sumber penghidupan anak kemenakan, oknum tokoh adat ini disinyalir menjadi ‘beking’ kultural yang memuluskan jalan para bandit tambang emas ilegal.

Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap, Sabtu (12/9/2026) membeberkan bahwa peristiwa peristiwa percobaan pembunuhan nenek Saudah sebenarnya telah menjelaskan secara gamblang peristiwa ini.

Upaya campur tangan tokoh adat semakin nyata ketika pengusiran dari adat diumumkan secara luas di saat orang tua tersebut sedang dalam kondisi babak belur karena menolak lahannya dijadikan lokasi tambang emas ilegal.

“Ada oknum tokoh ada yang terlibat pusaran tambang emas ilegal ini. Ini bukan cerita baru, saya tahu siapa oknum-oknumnya. Kan sudah saya bilang, saya akan buka pelan-pelan. Jika tidak ada yang peduli, berarti disinyalir sudah ikut dalam pusaran ini,” tegasnya.

Memang, diungkapkan Fahrul Rozi Harahap, tambang emas ilegal ini sangat menjanjikan. Namun, alam rusak dan masyarakat hanya menerima bagian kecil yang harusnya menjadi tanggungjawab pemerintah.|| Prasetiyo

READ  DPO Mantan Bupati Zahir Terdeteksi Sembunyi di Rokan Hulu

Related Post