Today

‎Tolak Lupa Insiden Nenek Saudah, Fahrul Rozi Harahap: Banditnya Sama, Sekarang Ada Titik Tambang Emas Ilegal Baru di Dekat TKP ‎ ‎

Prase Tiyo

Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)
Praktisi Hukum dan Aktivis Fahrul Rozi Harahap. (Foto: Ist/Aktual Online)

#Edisi36



‎AKTUALONLINE.co.id – Sumatera Barat || Insiden percobaan pembunuhan nenek Saudah harusnya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat Pasaman dan aparat penegak hukum agar lebih menghargai nyawa manusia sekaligus alam.

‎Kenyataannya, kasus tersebut benar-benar berhasil disenyapkan dan para bandit yang berada di balik insiden itu kembali menjalankan aktivitas tambang emas ilegal secara terang-terangan.

‎Parahnya lagi, di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) percobaan pembunuhan orang tua yang menolak tanahnya dijadikan tambang emas ilegal itu, kini muncul titik baru pengerukan emas.

‎”Jangan pernah lupa, di Pasaman ini nenek Saudah ingin dibunuh karena menolak tambang emas ilegal di lahannya. Memang sekarang senyap beritanya, dan aktivitas tambang kembali berjalan. Bahkan ada titik baru di dekat TKP. Banditnya sama,” beber Praktisi Hukum Fahrul Rozi Harahap, Kamis (10/6/2026) siang.

‎Memilukannya lagi, banyak orang dengan status sosial, adat, maupun jabatan dan pangkat lainnya ikut dalam aktivitas tambang emas ilegal, membuat kasus ini sulit ditindak tegas.

‎Meski begitu, Fahrul Rozi Harahap mengaku tetap akan konsisten membuka fakta tambang emas ilegal ini. Mulai dari bandit, kaki tangan bandit, beking bandit, hingga titik-titik tambang emas ilegal yang lama, baru dibuka dan akan dibuka.

‎”Saya ada data-datanya. Tidak peduli sekuat apapun bandit, kaki tangan atau beking bandit tambang emas ilegal. Akan saya beberkan. Ingat, saya juga orang Pasaman. Jangan kalian pikir Pasaman itu cuma ada bandit-bandit tambang emas ilegal itu saja. Saya buka semua ini pelan-pelan,” tutupnya.|| Prasetiyo

READ  Pj Gubsu Jangan Baik Kali, Aktivis: Copot Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis

Related Post