Today

Komisi I DPRD Bengkalis Dorong Percepatan Pemerataan Listrik dan Pembinaan BUMDes

Alfin Sirait

AKTUALONLINE.co.id | BATHIN SOLAPAN — Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis mendorong percepatan pemerataan jaringan listrik sekaligus penguatan pembinaan dan pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Bathin Solapan.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja Komisi I DPRD Bengkalis bersama Pemerintah Kecamatan Bathin Solapan dan sejumlah pihak terkait di Lantai II Ruang Rapat Kantor Camat Bathin Solapan, Kamis (10/9/2026).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis Muhammad Arsya Fadillah, Ketua Komisi I Tantowi Saputra Pangaribuan bersama sejumlah anggota Komisi I, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis Ade Suwirman, Korcam PDE Aditya Kurniawan serta perwakilan BUMDes di Kecamatan Bathin Solapan.

Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy menyambut baik pelaksanaan rapat kerja tersebut. Ia menyampaikan bahwa persoalan kelistrikan di sejumlah desa masih membutuhkan perhatian, terutama terkait jaringan listrik dan ketersediaan trafo.

“Untuk kelistrikan masih ada beberapa desa yang jaringan listrik dan trafonya belum maksimal, salah satunya Desa Buluh Manis. Ini menjadi perhatian kita bersama agar persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusinya,” ujar Rusydy.

Selain persoalan kelistrikan, Rusydy juga menyoroti perkembangan dan pengelolaan BUMDes. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan agar keberadaan BUMDes dapat berjalan sesuai dengan tujuan pembentukannya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkalis Tantowi Saputra Pangaribuan mengatakan, rapat kerja tersebut digelar untuk memperoleh informasi dan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi pemerataan jaringan listrik serta perkembangan BUMDes di Kecamatan Bathin Solapan.

Menurutnya, keberadaan BUMDes di setiap desa memiliki potensi dalam mendukung perekonomian dan meningkatkan pendapatan desa. Namun, perkembangan usaha serta pendapatan BUMDes perlu disampaikan secara jelas dan terukur.

READ  Polsek Bengkalis Bagikan Serabi Bengkalis di Bulan Ramadan

“Saya berharap dengan adanya pertemuan ini ada kejelasan yang pasti, sehingga masyarakat dapat memahami dan mengetahui kinerja BUMDes yang sebenarnya. Dengan demikian, tidak muncul sudut pandang negatif terhadap pengurus BUMDes. Tentunya hal ini tidak terlepas dari pengawasan, pendataan dan penilaian,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Bengkalis Surya Riski menambahkan, diperlukan sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan untuk membangun wadah komunikasi lintas sektor. Wadah tersebut diharapkan dapat menampung berbagai keluhan masyarakat, termasuk persoalan pemerataan jaringan listrik.

“Kita harus saling bersinergi antara desa dan kecamatan. Dengan adanya wadah komunikasi lintas sektor, berbagai keluhan masyarakat terkait pemerataan listrik dapat ditampung dan dicarikan solusinya. Jangan sampai kondisi keuangan saat ini menjadi kendala dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan,” katanya.

Surya juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif dan pemerintah desa dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di tingkat desa, termasuk mengetahui perkembangan BUMDes di Kecamatan Bathin Solapan.

“Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, legislatif dan desa, kita dapat mempercepat mencari titik temu dari berbagai permasalahan yang ada di desa. Kami juga ingin mengetahui lebih jauh perkembangan BUMDes di Kecamatan Bathin Solapan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis Muhammad Arsya Fadillah menekankan pentingnya pemerataan jaringan listrik karena menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan turut mendukung pembangunan infrastruktur serta aktivitas ekonomi.

“Pemerataan listrik sangat penting. Apabila listrik tidak tersedia, pembangunan infrastruktur juga akan terkendala. Mari bersama-sama melakukan pengawasan dan meninjau desa-desa yang belum memiliki jaringan listrik secara maksimal. Kita perlu kembali menyurati pihak PLN bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan kelistrikan ini,” ujarnya.

Terkait BUMDes, Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Bengkalis Ade Suwirman menjelaskan bahwa terdapat tiga tugas utama Dinas PMD dalam pembinaan BUMDes, yakni fasilitasi, pembinaan dan evaluasi.

READ  Jinakkan Karhutla, Polres Bengkalis Bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, MPA dan PT TKWL Berjibaku di Siak Kecil dan Mandau

Saat ini, kata Ade, dilakukan penilaian dan perangkingan terhadap BUMDes sebagai bagian dari evaluasi kinerja. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas PMD, baru terdapat dua desa di Kecamatan Bathin Solapan yang BUMDes-nya telah menghasilkan pendapatan bagi desa.

“Untuk BUMDes, tugas PMD ada tiga, yaitu fasilitasi, pembinaan dan evaluasi. Saat ini juga ada perangkingan dalam penilaian BUMDes. Berdasarkan data yang kami miliki, di Kecamatan Bathin Solapan baru dua desa yang BUMDes-nya telah menghasilkan pendapatan bagi desa,” jelasnya.

Ade mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pengelolaan BUMDes. Karena itu, berbagai saran dan masukan yang disampaikan dalam rapat akan menjadi bahan bagi Dinas PMD untuk melakukan pembinaan dan evaluasi lebih lanjut.

Korcam PDE Aditya Kurniawan menjelaskan, setiap kegiatan yang akan dilaksanakan BUMDes perlu terlebih dahulu melalui musyawarah. Perkembangan kegiatan dan pendapatan BUMDes juga harus dilaporkan secara berkala melalui mekanisme pendampingan desa.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Arsya Fadillah menegaskan bahwa mekanisme pengelolaan dan pelaporan BUMDes harus diterapkan secara konsisten. Ia juga mendorong monitoring dilakukan secara langsung agar kondisi BUMDes dapat diketahui secara objektif, tidak hanya berdasarkan laporan.

“BUMDes harus bisa direalisasikan dan dikelola dengan baik. Monitoring juga perlu dilakukan di setiap BUMDes yang ada, jangan hanya menerima laporan. Dengan turun langsung, kita bisa mengetahui apa yang sebenarnya dihasilkan BUMDes. Data manual dan data pada aplikasi juga harus sejalan dan tidak boleh berbeda,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPRD melalui fungsi pengawasan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk mencari solusi dalam meningkatkan kinerja BUMDes.

“Kami sebagai fungsi pengawasan siap berkolaborasi mencari solusi untuk memajukan BUMDes yang ada di setiap desa. Kita sama-sama belajar dan jangan ada yang merasa paling benar. Semua ini sejalan dengan visi Kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan daerah yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” ujarnya.

READ  Komitmen Bengkalis Sambut MTQ Riau 2025, Kasmarni Tinjau Astaka Utama

Dalam rapat tersebut, sejumlah perwakilan BUMDes turut menyampaikan saran, masukan dan perkembangan usaha yang telah dijalankan. Para pengelola BUMDes juga menyampaikan masih terdapat sejumlah kendala sehingga hasil yang dicapai belum sepenuhnya sesuai dengan target yang diharapkan.

Mengakhiri rapat, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy mengatakan secara umum kegiatan BUMDes di wilayahnya telah berjalan. Namun, masih diperlukan upaya yang lebih optimal untuk menggali potensi desa, meningkatkan pembinaan dan memperkuat kinerja para pengelola BUMDes.

“Dari apa yang telah disampaikan, kegiatan BUMDes sudah berjalan dengan baik. Namun, kita harus lebih giat lagi menggali potensi dan meningkatkan pembinaan terhadap kinerja BUMDes. Dengan kondisi saat ini, kita harus saling berkolaborasi agar pendapatan desa dapat berjalan dengan baik. BUMDes harus terus didorong dan didukung sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Begitu juga dengan pemerataan listrik yang masih perlu menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. || Safrizal

Related Post