28.5 C
Indonesia
Selasa, 21 April 2026

Puskesmas Pakel Perkuat Layanan Kesehatan Desa Lewat Posyandu ILP

Berita Terbaru

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Dinas Kesehatan Tulungagung melalui UPT Puskesmas Pakel terus memperkuat akses layanan kesehatan masyarakat dengan melaksanakan program Integrasi Layanan Primer (ILP) melalui posyandu di seluruh desa Kecamatan Pakel. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan dasar sesuai regulasi Kementerian Kesehatan RI.

Pelayanan kesehatan terpadu berbasis ILP digelar rutin setiap bulan oleh bidan desa, perawat, kader posyandu, dan pemerintah desa. Salah satunya berlangsung di Balai Desa Bangunmulyo, Rabu (8/4/2026), yang merupakan pos 3 dari 5 posyandu aktif di desa tersebut.

Program ILP mencakup layanan gizi, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan penyakit tidak menular, serta edukasi kesehatan masyarakat.

Bidan Desa Bangunmulyo, Dewi Rahmawati, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa ILP merupakan implementasi Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer.

“Dengan ILP, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit. Semua layanan dasar kini tersedia di posyandu desa,” ujarnya.

Sejalan dengan Panduan Pengelolaan Posyandu Bidang Kesehatan 2023, ILP menegaskan posyandu sebagai pusat layanan siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia. Program ini juga mendukung agenda nasional penurunan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Ida, perawat Desa Bangunmulyo, merasakan manfaat nyata dari program ini. “Kami lebih mudah memantau kesehatan anak-anak dan lansia. Tidak perlu jauh ke kota, semua layanan dasar sudah tersedia di desa,” katanya.

Pelaksanaan ILP di Kecamatan Pakel juga melibatkan pencatatan digital, pembinaan kader, serta koordinasi lintas sektor dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, layanan kesehatan menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

Pj Kepala Desa Bangunmulyo, Krisna Sayekti, menambahkan bahwa sejak 2025 posyandu ILP di desanya berkembang dari satu pos percontohan menjadi lima pos aktif.

“Kami melatih ibu-ibu kader agar lebih mumpuni dalam memberikan pelayanan. Harapan saya, posyandu ILP bisa melayani ibu hamil, menyusui, balita, hingga lansia dengan baik sehingga masyarakat semakin sehat,” tuturnya.||| Dodik S

 

Editor : Zul

Baca Selanjutnya

Berita lainnya