20.2 C
Indonesia
Minggu, 3 Mei 2026

AKBP Simon Paulus Sinulingga Terbelenggu Skandal DPO di Tebing Tinggi

Berita Terbaru

Kolase foto dokumen DPO Christoph Munthe, Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga dan DPO Christoph Munthe.(Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Tebing Tinggi || Bak buah simalakama, begitulah situasi yang dialami Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga dalam kasus Daftar Pencairan Orang (DPO) Christoph Munthe.

Pasalnya, mau melanjutkan penyebaran berita bohong soal kasus DPO Christoph Munthe sudah tidak mungkin lagi. Namun di sisi lain, niat menangkap buronan tersebut seakan mustahil karena satu alasan yang hingga kini dipendamnya dari publik.

Memang, kasus DPO Christoph Munthe mulai terkuak perlahan. Catatan kriminal sang buronan terbuka melalui surat pencarian orang nomor DPO/107/X/2021/Reskrim tanggal 4 Oktober 2021 yang selama ini disembunyikan.

Penyembunyian dokumen resmi kepolisian ini pula yang membuat Kapolres Tebing Tinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga dan Kasi Humas AKP Mulyono menguatkan kebohongan bahwa kasus DPO Christoph Munthe masih dalam penyelidikan.

Bahkan, AKBP Simon Paulus Sinulingga juga ikut bersembunyi dan memilih bungkam dari kejaran Aktual Online hingga saat ini.

Menganalisis peristiwa tersebut, Praktisi Hukum Jauli Manalu menduga bahwa kapolres Tebing Tinggi telah menerima sesuatu hingga akhirnya dilema serta terbelenggu dalam kasus DPO Christoph Munthe.

Jika tidak ada yang sudah ia terima dari sang buronan, tentu saja tidak susah bagi kepolisian menangkap buronan meskipun berstatus sebagai anggota dewan.

“Saya menduga kuat, Kapolres Tebing Tinggi telah menerima sesuatu sehingga tidak bisa menangkap seorang buronan yang hilir mudik di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Kapolres terbelengggu,” tegasnya, Sabtu (9/8/2025) siang.

Dipaparkan Jauli Manalu, status DPRD itu tidak menjadi jaminan seseorang bisa lepas dari jeratan hukum atas pidana yang dilakukan kecuali polisi dan oknumnya telah bermain mata.

Polisi yang benar dalam menindak oknum anggota dewan dapat dilihat di Tapanuli Selatan. Seorang anggota DPRD bernama Eddi Sulam Siregar langsung dicokol polisi karena menjadi provokator pengeroyokan di PLTA Marancar.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Aktual Online, tidak maunya Polres Tebing Tinggi menangkap DPO Christoph Munthe disebabkan ada pengusaha kuat berinisial AB di belakangnya.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya