AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Dalam upaya mendukung program pemerintah yang terus mengintensifkan pencegahan stunting, Pemerintah Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, secara konsisten mengadakan Posyandu Balita setiap bulan.
Posyandu Balita dilaksanakan di empat pos yang tersebar di desa setempat untuk memastikan seluruh balita mendapatkan pemantauan dan pelayanan kesehatan yang memadai.
Salah satu posyandu terletak di Balai Desa dan diadakan pada hari Selasa minggu pertama setiap bulan. Di posyandu tersebut, balita menerima layanan pemeriksaan kesehatan yang mencakup penimbangan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan antropometri, serta pemantauan tumbuh kembang dan pemberian imunisasi serta PMT.
Pelayanan kesehatan dilakukan oleh bidan desa, perawat, dan kader posyandu yang siap memberikan pelayanan kepada 76 balita. Bidan Desa Blimbing, Dian Purwandari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita secara rutin.
“Kami berharap balita di Desa Blimbing dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta terbebas dari stunting,” ujar Dian kepada awak media disela pelaksanaan posyandu, Selasa (4/3/2025).
Lanjut, Dian menyebutkan data pemeriksaan akhir tahun 2024 menunjukkan adanya tiga balita yang terdeteksi mengalami stunting. Langkah penanganan segera diambil, termasuk penyuluhan pemberian makanan berprotein tinggi seperti telur, ikan, susu, dan daging. Desa juga memberikan makanan tambahan khusus bagi balita yang mengalami stunting.
“PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk posyandu balita normal dan balita stunting memiliki tambahan PMT khusus dari desa,” tambah Dian.
PJ Kepala Desa Blimbing, Wasis Hariadi, S.H., menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Dia berharap dengan adanya program Posyandu Balita yang rutin ini, anak-anak di Desa Blimbing dapat tumbuh sehat dan terbebas dari stunting. Untuk itu, dikatakannya, dukungan dari seluruh masyarakat sangat penting untuk keberhasilan program ini.
“Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan upaya ini dapat menghasilkan generasi yang sehat dan berdaya saing tinggi di masa depan,” tandas Wasis.
Pada kegiatan tersebut, antusiasme para ibu dan balita untuk hadir di posyandu sangat tinggi. Para ibu tampak semangat membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang diperlukan. Kehadiran dan partisipasi aktif para ibu menjadi kunci dalam keberhasilan program ini. ||| Dodik
Editor : Zul
