AKTUALONLINE.co.id – Medan II Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumut Abdul Haris Lubis berondok (red.sembunyi) dari massa demonstrasi Jaringan Masyarakat Mandiri (JMM) yang mendatangi kantornya.
Bahkan petugas keamanan Disdik Sumut langsung menutup pagar rapat-rapat seolah-olah mereka khawatir para massa aksi akan menerobos masuk dan mencari Abdul Haris Lubis.
Faktanya, massa hanya menyampaikan aspirasi mereka secara tertib di pinggir jalan sembari memegang sepanduk bertuliskan selamat datang Pj Gubernur Sumut, tugas awal copot kepala Dinas Pendidikan Sumut. Spanduk lainnya bertulis, dan minta Kejatisu Kadis dan Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut.
Terkait tuntutan tersebut, Ridos selaku Koordinator Aksi JMM menegaskan bahwa mereka geram melihat Kadisdik Sumut Abdul Haris Lubis yang taunya hanya bermain proyek, bukan menata pendidikan di Sumut untuk lebih baik.
“Selamat datang Pj Gubsu Agus Fatoni. Kami meminta tugas awal bapak memimpin di sini untuk mencopot Kadisdik Sumut Abdul Haris Nasution,” ungkap Ridos, Kamis (27/6/2024) kepada www.aktualonline.co.id.
Tentu saja desakan mereka disertai fakta-fakta. Salah satunya soal pemaksaan pembelian buku dari sekolah-sekolah yang ada di Sumatera Utara kepada 3 perusahaan bawaan mereka, yakni  PT Noah Jaya Pustaka, CV Enam Dara Utama dan CV MKP.
Sayangnya, hingga aksi massa membubarkan diri, Abdul Haris Lubis masih tidak mau menunjukkan dirinya adi hadapan demonstran.
Aksi JMM sendiri menggema di beberapa titik. Selain di depan Kantor Disdik Sumut, mereka juga meneriakkan tuntutan di Depan Kantor Gubernur Sumut dan Kejatisu.II Prasetiyo
