AKTUALONLINE.co.id – Medan II Kadishub Kota Medan Iswar Lubis dianggap telah menjebak Wali Kota Wali Kota Medan Medan Iswar Lubis memakai jeratan program e-parking dan menggratiskan parkir sistem pembayaran tunai. Pasalnya, dua-dua kebijakan tersebut tidak ada yang beres dan membuat nama baik bakal calon Gubernur Sumut tersebut rusak di mata publik.
“Ini namanya jebakan batman. Kasihan pak Bobby, rusak namanya gara-gara Kadishub,” sindir Sekretaris Lingkar Indonesia Arnold Marpaung, Rabu (29/5/2024) sore.
Arnold Marpaung berkeyakinan bahwa program e-parking yang saat ini berjalan juga akan mengalami kebocoran PAD. Pasalnya, para jukir di lapangan masih melakukan kutipan tunai yang tidak masuk dalam hitungan setoran ke kas daerah.
Fakta ini menunjukkan bahwa Dishub Kota Medan tidak benar-benar bekerja maksimal mengurusi parkir. Sebab, tidak satupun pegawai Dishub Kota Medan yang muncul di area parkir guna pengawasan.
Gara-gara pekerjaan yang tidak becus tersebut, Arnold Marpaung melihat program Dishub Kota Medan tersebut menjadi pemicu Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dicap sebagai pembohong oleh masyarakat. Ia khawatir jika hal ini berlarut-larut maka akan mempengaruhi elektabilitas menanti Presiden Joko Widodo itu saat Pilwakot Medan nanti.
Sementara itu, Kadishub Kota Medan Iswar Lubis tetap bungkam saat dikonfirmasi soal kegagalan realisasi e-parking tersebut.
Melalui investigasi yang dilakukan oleh tim Aktual Media Grup, kebijakan e-parking yang diterapkan di 145 ruas jalan, hampir seluruhnya masih tetap melakukan kutipan tunai kepada para pengendara hang parkir.
Misalnya di jalan Brigjen Katamso Medan mulai simpang Jalan Juanda hingga simpang Jalan Avros dan simpang Jalan Sakti Lubis hingga simpang Jalan Avros.
Di lokasi e-parking lain pun sama, seperti di Jalan Kolonel Sugiono (red. dikenal Jalan Wajir), mulai dari Simpang Jalan Palang Merah menuju Jalan Cakrawati, dan Simpang Jalan Mangkubumi hingga Simpang Jalan Cakrawati.II Prasetiyo
