AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Di tengah tantangan gizi yang masih menghantui banyak keluarga, Pemerintah Desa Dono, Kecamatan Sendang, Tulungagung, kembali menunjukkan keberpihakan pada masa depan generasi muda.
Pada Selasa (17/6/2025), dibalai desa setempat sebanyak 18 balita rawan gizi menerima bantuan paket nutrisi tambahan sebagai bagian dari program penanggulangan stunting yang rutin dijalankan tiap bulan.
Program ini menyasar anak-anak dengan kondisi pendek, sangat pendek, gizi kurang, dan berat badan rendah sebuah realita yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Dari 18 anak, delapan merupakan balita di bawah usia 3 tahun, sedangkan sepuluh lainnya berusia 3 hingga 5 tahun.
Setiap balita menerima paket bernilai Rp150.000, terdiri atas susu formula, telur ayam, telur puyuh, sosis, dan kacang hijau komposisi yang dipilih untuk mendukung kebutuhan gizi harian secara menyeluruh.
Kepala Desa Dono, Priyambodo, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak di Desa Dono yang tumbuh dengan keterbatasan karena kurang gizi. Ini bukan hanya soal makanan, tapi juga soal harapan,” ujar Priyambodo, dalam keterangannya pada awak media, Senin (23/6).
Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan dasar, inisiatif ini juga menjadi ajang memperkuat semangat gotong royong. Dengan menjaga gizi anak-anak hari ini, Desa Dono sedang menanam harapan untuk masa depan yang lebih sehat dan sejahtera. ||| Dodik
Editor : Zul
