27.3 C
Indonesia
Jumat, 17 April 2026

Fitnah Mabuk kepada Anggota Yonko 469 Kopasgat Tiba-tiba Hilang di Putusan, Ini Penjelasan JPU

Berita Terbaru

JPU Syarifah Nayla, Jumat (11/4/2025) siang saat diwawancara Aktual di depan ruang sidang Kartika PN Medan. (Foto: Prasetiyo/Aktual Online)

AKTUALONLINE.co.idĀ – Medan || Kurun waktu 2 hari, fitnah yang menyatakan bahwa Anggota Batalyon Komando (Yanko) 469 komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Pratu Reflen Nababan hilang.

Hal itu terungkap dalam sidang putusan perkara nomorĀ 116/Pid.Sus/2025/PN Mdn dengan terdakwa Mendra Prianto selaku sopir PT. Abacus, Jumat (11/4/2025) siang di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Ketua Hakim tidak lagi menyebutkan atau mempertanyakan adanya pengaruh Alkohol pada korban Pratu Reflen Nababan saat kecelakaan terjadi seperti dalam sidang Rabu 9 April 2025 lalu.

Menurut penjelasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syarifah Nayla dibeberkannya kabar bahwa Pratu Reflen Nababan dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan terjadi merupakan fakta yang dituliskan oleh penyidik kepolisian berdasarkan keterangan dari saksi bernama Poniran.

“Yang saya sampaikan itu semata-mata merupakan berkas yang diajukan oleh penyidik. Di berkas (red. keterangan Pratu Reflen Nababan mengkonsumsi alkohol) ada dari saksi masyarakat,” terangnya kepada Aktual Online.

Namun, ia mengaku terkejut lantaran beberapa hari lalu baru mendapat bukti dari keterangan Rumah Sakit Murni Teguh nomor 855/SP/MTMH/XI/2024 yang menyatakan bahwa Anggota Tabanbak/Ta Amu 2 Cuk 1 Smb/Smr Ton Smb/Smr Kiban Yanko 469 Kopasgat itu tidak terdeteksi dalam pengaruh alkohol.

Termasuk tuduhan bahwa Pratu Raflen Nababan yang dinyatakan sudah sehat dan kembali berdinas juga tidak disebutkan saat pembacaan putusan.

Meski begitu, Hotlan Nababan yakni ayah Pratu Reflen Nababan terlihat kecewa dengan putusan yang memvonis terdakwa Mendra Prianto selaku sopir PT. Abacus yang menabrak anaknya 1 tahun 8 bulan.

Hingga saat ini masih menjadi pertanyaan adalah mengapa muncul asumsi Pratu Reflen Nababan mengkonsumsi alkohol dan dinyatakan sehat haya berdasarkan saksi tanpa diperkuat dengan hasil pemeriksaan dokter. Siapa sebenarnya saksi Poniran. Benarkah ia ada di lokasi kejadian.|| Prasetiyo

Baca Selanjutnya

Berita lainnya