Massa GMKI Medan usai aksi di jalan beberapa waktu lalu. (Foto: Ist/Aktual Online)
AKTUALONLINE.co.id – Medan || Kabar ditangkapnya beberapa orang ketua dari kelompok Cipayung oleh kepolisian, tidak menjadi ganjalan bagi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan untuk terus bergerak dan bersuara.
Mereka menduga, penangkapan dengan tuduhan pemerasan itu merupakan bentuk upaya pembungkaman terhadap gerakan mahasiswa yang melakukan kritik terhadap Pemerintah Kota Medan.
“Kami GMKI Medan malah menduga ini adalah upaya pembungkaman yang dilayangkan untuk menghancurkan kredibilitas mahasiswa, dan melemahkan gerakan mahasiswa yang berusaha menyampaikan kebenaran,” ungkap Ketua GMKI Medan Wendy Sembiring, Senin (12/8/2024) sore melalui pernyataan tertulisnya kepada www.aktualonline.co.id.
Ia sangat menyayangkan pembungkaman itu terjadi, karena membatasi kritik sama saja dengan mencoreng wajah demokrasi Indonesia yang telah dijamin dalam undang-undang.
Dandy Sihotang Wakil selaku Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan GMKI Medan mengaku akan terus konsisten mengawal isu-isu yang sejak awal mereka soroti demi kepentingan rakyat.
“Kejadian ini tidak akan mempengaruhi kami, dan kami akan terus fokus menyoroti dan juga mengawal setiap kinerja pemerintah yang sejak awal kami soroti, dimana sampai saat ini masih kami nilai gagal,” tutupnya.|| Prasetiyo
