AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung melalui UPT Puskesmas Pakel mengadakan kegiatan Pembinaan Kesehatan Sekolah yang mencakup skrining kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim UKS UPT Puskesmas Pakel dengan sasaran peserta didik baru atau kelas 1 SD, kelas VII SMP/MTs, dan kelas X SMA. Program ini rutin dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru.
Kepala UPT Puskesmas Pakel, dr. Danang Andhika, melalui, PP AUSRem, Dwi Pujiyanti, S.Kep.Ners, menyebutkan bahwa UPT Puskesmas Pakel membawahi 29 sekolah yang terdiri dari 1 SMA, 2 MTs, 1 SMP, dan 25 SD/MI.
“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik, meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar siswa, menumbuhkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, serta membantu peserta didik tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Dijelaskan, sebelum pelaksanaan, Penanggung jawab Program (PP) Anak Usia Sekolah dan Remaja (AUSRem) menyusun jadwal dan melakukan koordinasi dengan tim pelaksana.
Tim pelaksana terdiri dari Dokter Umum/Perawat, Dokter Gigi/Perawat Gigi, PP Ausrem, Promkes, Nutrisionis, PP Kes. Indera, PP Kesehatan P2 TBC, PP Kes. Kusta Frambusia, Bidan/Perawat Desa, dan Driver.
“Setelah persiapan selesai, dilakukan koordinasi dengan para guru UKS di masing-masing sekolah terkait jadwal dan persiapan yang diperlukan,” kata Dwi.
Lanjutnya, Pada hari ini, Jumat, 20 September 2024, kegiatan Pembinaan Kesehatan Sekolah dan Skrining Kesehatan dilaksanakan di SDN 1 Sambitan dan SDN 2 Sambitan.
Rangkaian kegiatan meliputi skrining kesehatan peserta didik, skrining TBC, skrining kusta frambusia, skrining anemia, skrining kesehatan indera, dan pembinaan PHBS Sekolah.
Para siswa antusias selama pelaksanaan pembinaan kesehatan. Hal ini terbukti dengan mereka aktif bertanya dan tidak takut ketika dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Siswa kooperatif ketika petugas memberikan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan, mereka senang saat mempraktikkan cara cuci tangan pakai sabun,” ungkap Dwi.
Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini insyaAllah akan berlangsung sampai dengan bulan Oktober 2024. Dengan adanya kegiatan ini, UPT Puskesmas Pakel berharap dapat terus bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesehatan siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan optimal peserta didik.
“Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengimplementasikan program serupa demi meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak Indonesia,” tandasnya. ||| Dodik
Editor : Zul




