Today

Taman Widawati: Harmoni Kuliner, Hiburan, dan Rekreasi Penggerak Ekonomi Desa Ngrendeng

Zul Aktual

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Di tengah hamparan hijau persawahan Dusun Gatak, Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, berdiri Wisata Taman Widawati. Sejak diresmikan pada 18 Juli 2022, unit usaha BUMDes ini berkembang menjadi ruang kebersamaan warga, tempat kuliner tradisional berpadu dengan hiburan dan rekreasi keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Pengunjung wisata Taman Widawati disambut akses jalan yang membelah sawah, mengantar mereka menuju deretan gazebo sederhana. Aroma nasi pecel, punten pecel sumpil, dan botok ikan sungai olahan warga setempat menguar, menghadirkan kehangatan rasa kampung halaman.

Tidak hanya kuliner, kawasan ini juga dilengkapi pendopo dengan fasilitas karaoke. Selain menjadi hiburan, pendopo berfungsi sebagai ruang pertemuan. “Bisa untuk pemesanan acara rapat, ulang tahun, reuni, hingga acara komunitas,” jelas Kepala Desa Ngrendeng, Nurjiman, S.Pd., M.Pd.. Suasana sawah berpadu dengan lantunan lagu dan canda tawa, menjadikan taman ini pusat interaksi sosial.

Daya tarik keluarga semakin lengkap dengan hadirnya Taman Langen Prihapsari, kolam renang anak-anak yang ramai dipenuhi keceriaan. Anak-anak riang bermain air, sementara orang tua bersantai menikmati kuliner desa.

Lebih dari sekadar wisata, menurut Kades, Taman Widawati kini menjadi bagian dari Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang dikelola BUMDes Ngrendeng. Melalui pengelolaan ini, taman bukan hanya ikon kebanggaan, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Lapangan pekerjaan terbuka bagi warga, mulai dari pengelola kuliner, penjaga fasilitas, hingga pemandu wisata.

“Kami ingin Taman Widawati menjadi pusat kegiatan masyarakat. Tidak hanya kuliner, hiburan, dan rekreasi, tetapi juga wadah ekonomi kreatif desa. Dengan pengelolaan Pokdarwis dan BUMDes, warga bisa memperoleh manfaat langsung dari keberadaan taman ini,” tutur Nurjiman kepada media, Jumat (8/5/2026).

READ  Sepanjang tahun 2024, Polres Tulungagung Berhasil Tangkap 92 Tersangka Narkoba

Ia menambahkan, pengembangan wisata ini diharapkan mampu menciptakan lebih banyak lapangan kerja, mendukung UMKM, serta mendongkrak kuliner lokal. “Prinsipnya bukan sekadar menambah PAD, tetapi membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Sore hingga malam hari menjadi waktu terbaik berkunjung. Cahaya senja di balik sawah, suara riang anak-anak di kolam, dan lantunan lagu dari balai karaoke menghadirkan harmoni yang jarang ditemukan di tempat lain. Taman Widawati bukan sekadar destinasi wisata, melainkan simbol kebersamaan sekaligus kesejahteraan desa. ||| Dodik

 

 

Editor : Zul

Related Post