Today

Sasar The Invisible People, Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Model Efektif Putus Rantai Kemiskinan

TM

AKTUALONLINE.co.id  –  Bekasi  ||| Sekolah Rakyat tidak lagi sekadar menjadi tempat mengenyam pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Lebih dari itu, inisiatif ini resmi menjelma sebagai model pendidikan sekaligus instrumen politik pemberdayaan nasional untuk memutus mata rantai kemiskinan secara mendasar.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan dalam Malam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 di Sekolah Rakyat Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026).

Menko Muhaimin menyampaikan bahwa gagasan Sekolah Rakyat yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berhasil merangkul kelompok masyarakat yang selama ini terabaikan oleh kebijakan publik.

”Hari ini kita semua menyaksikan Sekolah Rakyat yang didesain sejak awal benar-benar menjangkau masyarakat miskin, terutama yang tidak terjangkau kebijakan, the invisible people. Kehadirannya memberi inspirasi untuk meletakkan pendidikan sebagai pemutus mata rantai kemiskinan,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Imin tersebut, seperti yang dikutip Aktual Online, Senin (19/10/2026) dari laman www.kemensos.go.id.

Secara khusus, Muhaimin mengapresiasi kinerja Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta jajaran Kemensos yang dinilai sukses mengeksekusi arahan Presiden menjadi model tata kelola pendidikan yang mapan dan mencerahkan.

Minta APBN Fokus pada Hasil dan Pemberdayaan

Gus Imin menekankan bahwa penanggulangan kemiskinan tidak boleh berhenti pada penyaluran bantuan sosial (bansos) semata. Pemerintah harus melangkah pada politik pemberdayaan yang memacu kemandirian, kemampuan, serta produktivitas masyarakat.

Sejalan dengan itu, ia mengingatkan pentingnya politik anggaran berbasis dampak (outcome-based budget). Anggaran negara wajib berorientasi pada hasil nyata bagi kesejahteraan rakyat, bukan habis sekadar membiayai rutinitas birokrasi.

”Setiap rupiah APBN kita harus mendorong pemberdayaan. Ini bukti bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari politik pemberdayaan kita. Kita ingin Indonesia berdiri kokoh dan tangguh di atas kaki rakyatnya sendiri,” tegasnya.

READ  Presiden Prabowo Jadi Saksi Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup

Dalam momentum hangat tersebut, Gus Imin turut mengajak para siswa dan tamu undangan memanjatkan doa bersama untuk Presiden Prabowo Subianto yang tengah merayakan ulang tahun.

Ia menutup arahannya dengan menyampaikan selamat kepada para pemenang Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Menurutnya, insan pers memiliki peran strategis dalam mengawal, menyebarluaskan, dan memotivasi seluruh elemen bangsa untuk mendukung keberlanjutan program-program pemberdayaan rakyat.

”Mari kita terus gaungkan inspirasi dari Sekolah Rakyat agar seluruh bangsa menjadi bagian dari gerakan kemajuan ini,” pungkasnya.|||Red

Related Post