Today

Puting Beliung Terjang Sumbergempol : Ratusan Rumah Rusak, Pemerintah Turun Tangan

Zul Aktual

AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Angin kencang melanda empat desa di Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (1/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba ini mengakibatkan kerusakan pada ratusan rumah warga, terutama di bagian atap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zekakusuma, menyebutkan bahwa desa terdampak meliputi Doroampel, Podorejo, Junjung, dan Tambakrejo. “Berdasarkan pendataan, total ada 477 rumah mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya, Kamis (2/10/2025).

Di antara desa yang terdampak, Doroampel mengalami kerusakan paling parah. Salah satu rumah milik warga bernama Sunarti bahkan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Kepala Desa Doroampel, Agus Muhaji, menambahkan bahwa selain merusak atap rumah berupa genting dan esbes, angin puting beliung juga berdampak pada tanaman padi milik warga. “Dampaknya tidak hanya pada genting dan esbes rumah warga, tapi juga merusak tanaman padi, walaupun tidak terlalu parah. Kami berharap bantuan material bisa segera terealisasi untuk membantu warga memperbaiki rumah mereka,” tuturnya.

Camat Sumbergempol, Heru Junianto, menyampaikan bahwa pihak kecamatan langsung melakukan koordinasi lintas instansi untuk penanganan cepat. “Kami berkoordinasi dengan BPBD, PLN, Polsek, dan Koramil, serta telah melaporkan kejadian ini kepada Bupati. Data warga terdampak sudah kami kumpulkan dan bantuan awal seperti sembako, tempat tidur lipat, dan makanan higienis mulai disalurkan. Untuk bantuan material seperti genting, esbes, dan semen, masyarakat diminta bersabar,” jelasnya.

Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, turut hadir meninjau langsung lokasi terdampak bersama jajaran pejabat daerah. Dalam kunjungannya ke rumah Bu Sunarti di Desa Doroampel, ia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga.

“Hari ini saya bersama jajaran melihat langsung kondisi rumah warga terdampak. Pemerintah daerah pasti hadir bersama warga saat musibah,” tegasnya.

READ  Pemdes Sambijajar Cegah Stunting Wujudkan Desa Sehat Sejahtera

Ia juga menekankan bahwa bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kemampuan anggaran daerah. “Tidak mungkin 100 persen bisa ditanggung pemerintah, tetapi yang penting kehadiran pemerintah dirasakan masyarakat. Untuk kebutuhan lain, termasuk peternakan yang terdampak, akan kami koordinasikan dengan dinas terkait,” tambahnya.

Menutup kunjungan, Wabup mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa. “Bencana memang tidak bisa kita rencanakan, tapi kita harus mempersiapkan diri, menjaga mental, dan saling bergotong royong menyikapi ujian ini,” pungkasnya.||| Dodik S

 

Editor : Zul

Related Post