Today

Pedagang Pusat Pasar Ungkap Zaman Wali Kota Medan Bobby Nasution Lebih Baik dari Rico Waas Sekarang

Prase Tiyo

Kabag Perekonomian Setda Kota Medan Regen (kiri) dan Ketua APPSINDO Milenial Kota Medan Dedi Harvisyahari (pakai topi) dalam aksi unjuk rasa, Selasa (24/6/2026) kemarin di depan Kantor Wali Kota Medan. (Foto: Ist/Aktual Online)

 

 

AKTUALONLINE.co.id – Medan || Diabaikannya berkali-kali permohonan para pedagang Pusat Pasar untuk berdialog dan menyampaikan tuntutan kepada Wali Kota Medan Rico Waas agar Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede dicopot menimbulkan sempat memantik amarah.

Saking jengkelnya, Frans Situmorang salah seorang pedagang dalam orasinya membandingkan sosok Bobby Afif Nasution lebih baik saat memimpin Kota Medan dibanding dengan Rico Waas saat ini.

Pasalnya, kala Bobby Afif Nasution menjadi Wali Kota, para pedagang yang melakukan aksi unjuk rasa selalu disambut baik dan tuntutannya langsung dikabulkan karena menyadari bahwa yang diminta oleh pedagang adalah untuk kepentingan banyak orang banyak.

Namun di masa pemerintahan Rico Waas, selain sulit ditemui, berbagai fakta yang dikeluhkan para pedagang di Pusat Pasar melalui media massa maupun surat tidak digubris.

“Ada apa dengan Wali Kota Medan. Saat butuh suara dia datang ke pasar. Ketemu pak Wali Susah, sedangkan waktu ketemu Pak Bobby (red. eks Wali Kota Medan saat ini Gubernur Sumut) kami disambut baik dan pak Bobby memberikan alasan masuk akal. Sehingga pada saat itu, Pak Suwarno (red. Eks Dirut PUD Pasar Medan) dipecat. Kenapa masa Wali Kota Medan Rico Waas kami harus menunggu sampai tiga kali. Saya capek pak,” teriaknya meluapkan kekesalannya dalam aksi Selasa 24 Juni 2025 kemarin.

Bahkan, Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Medan Regen mengakui bahwa Wali Kota Medan Rico Waas memang belum mengambil kebijakan soal keluhan pedagang. Padahal ia telah berkali-kali menyampaikan permintaan para pedagang untuk mencopot Plt Dirut PUD Pasar Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede.

READ  Fakta PUD Pasar Medan, Kebocoran PAD Rp440 Juta hingga Dirut Borohkan Rumah ke Bank

“Sudah kita beruntunkan saran dan masukan ke Pak Wali namun beliau belum mengambil kebijakan,” ungkapnya melalui pengeras suara di hadapan puluhan pedagang.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas yang dihubungi Aktual Online, Rabu (25/6/2025) siang terkait pernyataan keras para pedagang, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan komentarnya.

Diketahui, kehadiran puluhan pedagang Pusat Pasar ini untuk menuntut agar Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop Ismail Pardede dicopot karena dianggap tidak mampu mengentaskan masalah perbaikan saranan dan prasarana lokasi jualan.

Padahal mereka tidak ingkar membayar biaya perawatan dengan tarif mulai dari Rp100 ribu perbulan untuk satu kios selama bertahun-tahun. Mirisnya, imbalan retribusi itu hanyalah berwujud kebocoran, banjir dan kerusakan sarana dan prasarana lain di Pusat Pasar.

“Copot Plt Dirut PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi dan Dirop PUD Pasar Medan Ismail Pardede,” teriak Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Milenial Medan Dedi Harvisyahari memakai pengeras suara di depan Kantor Wali Kota Medan.|| Prasetiyo

Related Post