AKTUALONLINE.co.id TULUNGAGUNG |||
Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musdes) untuk membahas dan menyepakati Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Balai Desa setempat, Jumat (24/7/2026) malam.
Musdes dihadiri perwakilan Camat Gondang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa beserta perangkat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), seluruh lembaga desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama menjaga arah pembangunan desa meski menghadapi keterbatasan anggaran.
Musdes dipimpin Ketua BPD, Arina Rofiq, dengan pemaparan materi oleh Ketua Tim Penyusun, Dewi Masithoh Ermitasari. Agenda perencanaan mengacu pada RPJMDes, hasil evaluasi aspirasi warga, serta instruksi pemerintah pusat terkait pemanfaatan Dana Desa.
Dalam pemaparan disebutkan, prioritas RKPDes 2027 tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi pemotongan Dana Desa sebesar 58 persen untuk mendukung program strategis pemerintah pusat, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Penyesuaian anggaran dilakukan pada sub bidang penyelenggaraan belanja Siltap, tunjangan operasional pemerintah desa, serta honor Posyandu,” jelas Emitasari.
Meski ruang fiskal terbatas, sejumlah program tetap menjadi perhatian utama, antara lain: pembangunan jembatan usaha tani pada akhir 2027 untuk mendukung akses pertanian warga, perawatan lampu jalan demi menjaga keamanan lingkungan, dan perawatan balai desa sebagai persiapan pelaksanaan Pilkades serentak 2027.
Untuk kebutuhan infrastruktur berskala besar, pemerintah desa akan mengupayakan melalui usulan Bantuan Keuangan (BK) dari pemerintah daerah.
Kepala Desa Wonokromo, Aghis Faizin, menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menghalangi desa memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen agar program prioritas yang langsung menyentuh kepentingan warga tetap berjalan. Pembangunan jembatan usaha tani, perawatan fasilitas desa, dan dukungan terhadap layanan dasar masyarakat adalah hal yang menjadi prioritas,” ujarnya.
Diskusi Musdes berlangsung terbuka dengan penekanan pada kesinambungan program dan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Dengan dasar hukum yang jelas serta keterbatasan anggaran karena kebijakan KDMP, Desa Wonokromo tetap berupaya memaksimalkan program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.||| Dodik S
Editor : Zul




