Today

Marpangir 2026, Langkah Nyata Lestarikan Warisan Budaya Batak di Toba

Zul Aktual

AKTUALONLINE.co.id BALIGE |||
Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar kegiatan tradisi Marpangir 2026 di Pantai Pakkodian, Kecamatan Tampahan, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya menjaga sekaligus menghidupkan kembali kearifan leluhur di tanah Toba.

Marpangir bukan sekadar tradisi membersihkan tubuh. Menggunakan unte pangir atau jeruk purut, tradisi ini sarat makna: pembersihan diri, keharmonisan manusia dengan alam, dan penguatan nilai-nilai budaya.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menegaskan bahwa budaya adalah kekuatan sekaligus identitas yang tak ternilai. “Warisan budaya seperti ini akan terus kita gali agar tetap hidup di tengah masyarakat, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang membawa manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Rikardo Hutajulu, menambahkan pentingnya mengenalkan tradisi ini kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman. Kegiatan dimeriahkan dengan Gondang Sipitu Lili, prosesi adat, dan diskusi budaya yang penuh kehangatan. Semoga Marpangir terus terjaga dan menjadi kebanggaan kita semua.||| Agus Juntak

 

Editor : Red

READ  HUT ke-18 Gerindra di Kabupaten Toba Berlangsung Meriah, Dihadiri Sejumlah Pimpinan dan Tokoh Daerah

Related Post